People Innovation Excellence

Proses Evaluasi Alternatif pada Segmen Millennial Moms dalam Pasar Kids Apparel

Fort Mill Times menyatakan bahwa: “Millennial parents buy significantly more based on price than they do on quality. Before being parents, millennial buying decisions were 57% on quality, with children it drops to 50%. Many millennials prefer to save money after having children, which is expected with the addition of a new expenses for the family,” (Honigman, 2013). Hal tersebut sejalan dengan apa yang ditemukan oleh peneliti bahwa harga merupakan faktor utama yang menjadi pertimbangan millennial mom dalam mengevaluasi alternative pada kelompok produk kids apparel. Kebanyakan responden spontan menjawab “sering sale”, “murah”, atau “harganya make sense” ketika ditanya mengenai alasan mereka menyukai toko yang biasa mereka datangi untuk berbelanja produk kids apparel. Walaupun karakter millennial mom mudah terprovokasi untuk melakukan impulse buying, namun generasi ini masih memiliki pertimbangan rasional yang cukup mengenai budget yang mereka miliki untuk dialokasikan pada kebutuhan apparel anak-anaknya. Walaupun ukuran murah atau tidaknya barang tergantung lagi kepada tingkat penghasilan masing-masing, namun secara umum mereka mengutamakan harga yang sesuai dengan kualitas yang ditawarkan. Itulah definisi ‘murah’ menurut mereka.

Faktor lain yang menjadi bahan evaluasi bagi para millennial mom adalah tersedianya banyak variasi model dan warna produk yang ditawarkan. Seperti hasil survei dari Accenture berikut ini: “Of survey respondents, 92% said that real-time product availability would influence where they shop. This is a statistic that brands should not ignore, since providing customers with the availability of product online or in stores is possible, which according to this survey, is an important factor that influences Gen Y shopping behavior, (Honigman, 2013). Hal ini berkaitan dengan karakter millennial mom yang mencari variasi model fashion yang sedang tren untuk anak-anak mereka.

Faktor penting lainnya yang tidak terlupakan adalah kualitas dan bahan dari produk yang ditawarkan. Walaupun millennial mom mementingkan model baju yang akan dipakai anaknya, namun faktor kualitas menjadi pengimbangnya. Seperti pendapat salah satu responden berikut ini: “… lebih mengutamakan kenyamanan sang anak, sehingga anak lebih gampang bergerak pada usia balita, kalau model baju yang berenda menyebabkan iritasi.” Ditambahkan oleh responden lainnya bahwa, “Anak-anak sekarang lebih gampang iritasi kulitnya, jadi ibu harus selektif memilih bahan pakaian untuk anak.”

Source: http://www.momentumnation.com/the-mom-next-door-how-and-why-moms-make-recommendations/
Source: http://www.momentumnation.com/the-mom-next-door-how-and-why-moms-make-recommendations/

Untuk produk sepatu anak, kebanyakan millennial mom lebih brand-minded daripada untuk produk pakaian, karena berkaitan dengan perkembangan tulang sang anak. Sehingga faktor kesehatan menjadi pertimbangan utama dalam memilih sepatu untuk sang anak. Di samping itu, kembali lagi pada faktor kualitas, di mana millennial mom lebih memilih sepatu yang selain sehat, juga tahan lama.

Implikasinya bagi para pemasar, toko sebaiknya menawarkan harga yang dipersepsikan oleh konsumen sesuai dengan kualitasnya, serta sering mengadakan diskon untuk produk yang berbeda-beda, walaupun bukan diskon besar-besaran, karena diskon tetap merupakan daya tarik utama bagi para millennial mom. Selaini itu, ragam produk yang di-display di toko harus sering berganti-ganti dan disajikan secara lengkap. Yang perlu diingat pula adalah bagaimana mengelola persediaan barang dalam berbagai ukuran, karena rentang usia balita sangat rentan dengan perbedaan ukuran. Lebih baik menyetok ukuran yang lebih besar, karena millennial mom cenderung bersedia membeli baju yang lebih besar ukurannya agar bisa disimpan untuk dipakai kemudian, yang penting model dan bahannya cocok untuk anak mereka.

Pembahasan mengenai tahap berikutnya, silakan lihat di artikel saya berikutnya “Proses Keputusan untuk Membeli pada Segmen Millennial Moms dalam Pasar Kids Apparel”.


Published at : Updated
Written By
Annetta Gunawan
SCC International Marketing
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close