People Innovation Excellence

Budaya, Pendidikan dan Bisnis [Bagian 1]

Oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Sebagian besar pilihan dan keputusan bisnis saat ini semakin dipengaruhi oleh beragamlatar belakang budaya dan perspektif dari para stakeholders (para pemangku kepentingan) organisasi, sehingga sangat penting bagipara manajer bisnis memiliki pemahaman multikultural. Adanya pemahaman terhadap aspek multikultural, dapat memotivasi para manajer untuk mengubah pendekatan dan perspektif bisnis pada arena bisnis global, dan sekaligus memahami filosofi pendidikan dalam bidang manajemen bisnis. Atas landasan pemikiran ini, para manajer perlu memiliki kemampuan komparatif dan kohesif tentang budaya “barat” dan “timur” yang berimplikasi terhadap dunia bisnis pada umumnya. Secara implisit mungkin terdapat kontras antara budaya “barat” dan “timur” – meskipun terdapat keunikan diantara masing-masing budaya – sehingga diperlukan pedoman praktis kegiatan bisnis beserta filosofi pendidikan yang bersifat multikulturalisme.
Akibat terjadinya percepatan ekspansi bisnis besar-besaran dalam dunia bisnis global belakangan ini, maka berbagai keragaman budaya antar negara terus menerus mengalami asimilasi dan homogenisasi. Sebaliknya pada saat yang sama, terjadi pula pengayaan dan keanekaan keunikan budaya yang semakin beragaman pula. Dalam gerak dan kegiatan organisasi bisnis global sehari-hari – baik di dalam maupun di luar organisasi – berbagai budaya, norma, dan standar perilaku saling bertemu dan berinteraksi. Bahkan peningkatan yang berkelanjutan dari merger global dan aliansi strategik besar-besaran telah memicu keragaman multikultural akibat terjadinya komunikasi dan interaksi pada intra dan antar organisasi bisnis yang bersifat multikulturalisme ( Zonis et al., 2005; Collins, 2008). Pendapat ini menyiratkan bahwa berbagai kegiatan bisnis global telah dilakukan oleh berbagai pihak dengan budaya yang berbeda-beda, sehingga mereka semakin menemukan perspektif bisnis dengan menerapkan pendekatan budaya pada praktik manajemen bisnis mereka. Misalnya, gagasan tentang konsumerisme yang kuat dalam“budaya barat” tidak lagi bekerja dengan sempurna di pasar yang sudah mengglobal seperti saat ini. Sebaliknya gagasan membangun kerajaan bisnis berdasarkan “famili” atau “kroni” yang kuat dari budaya “timur” juga tidak luput dari hambatan dan bahkan kegagalan, sebagimana konglomerasi oligarkis yang terjadi di Indonesia pada era rejim Soeharto. Dengan demikian, perkembangbiakan keragaman budaya telah mempengaruhi paradigma sistem-sosial-politik-ekonomi dewasa ini. Hal tersebut juga telah berdampak pada kebijakan dan sistem ekonomi, mekanisme pasar, lembaga keuangan,tata kelola sistem organisasi yang secara inheren terikat dengan keragaman budaya tersebut. Oleh karena itu, pemahaman terhadap perbedaan antar budaya sangat penting dalam memahami sistem kemasyarakatan yang ada. Mau tidak mau, para manajer, para pemegang saham,
para pekerja, mitra bisnis, dan para pemangku kepentingan lainnya harus membuat pilihan dan keputusan yang memanfaatkan perspektif perbedaan latar belakang budaya ini (Gitman & McDaniel, 2008). Tanpa pemahaman akan keanekaragaman budaya, maka solusi dari para manajer untuk mengatasi permasalahan bisnis global tidaklah lengkap. Meskipun solusi yang baik pada akhirnya mengandalkan pada keseimbangan harmoni budaya, kerjasama,dan sinergi, namun masalah umum yang sering kita temui adalah kesalahpahaman, konflik dan benturan budaya. Tentu saja, hal ini dapat memotivasi para pemimpin bisnis untuk memperbaiki pendekatan dan perspektif bisnis di arena bisnis global sekaligus memahami landasan filsafat pendidikan pada manajemen bisnis global.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close