People Innovation Excellence

Proses Pengenalan Kebutuhan pada Segmen Millennial Moms dalam Pasar Kids Appare

Kebutuhan produk apparel untuk anak balita, dianggap oleh millennial mom sebagai kebutuhan yang termasuk krusial, dan merupakan kebutuhan utama pada kelompok umur tersebut setelah kebutuhan akan makanan dan gizi. Namun, bagi millennial mom yang memiliki anak usia di bawah 1 tahun, kebutuhan apparel masih berada di urutan ke-sekian setelah susu dan produk perlengkapan bayi lainnya, seperti pompa ASI, popok bayi, dan tisu basah.

Source: https://storify.com/TonyaB/best-educational-toddler-toys-for-christmas-2014-t
Source: https://storify.com/TonyaB/best-educational-toddler-toys-for-christmas-2014-t

Untuk anak berusia di bawah 1 tahun, millennial mom membeli sekaligus banyak dan meyimpan persediaan baju, kaos kaki, dan sepatu, karena ukuran tubuh bayi yang cepat berubah. Sedangkan, untuk millennial mom dengan anak balita usia di atas 1 tahun, pembelian produk apparel sangat jarang dilakukan secara terencana, hampir semua responden menyatakan bahwa mereka baru membeli saat sedang jalan-jalan dan tertarik pada produk tertentu (impulse buying). Hal ini berlaku pula untuk baju untuk moment khusus seperti menghadiri pesta pernikahan, biasanya millennial mom membeli baju yang mereka suka walaupun ukurannya masih terlalu besar, sehingga dapat disimpan untuk keperluan mendatang. Dengan kata lain, kebutuhan timbul bukan lagi karena baju atau sepatu sudah kekecilan, atau sudah sampai bosan dipakai, karena pembelian sering dilakukan dan barang disimpan untuk dipakai ketika butuh. Pembelian produk apparel ini rata-rata dilakukan antara 1 sampai 2 bulan sekali, dan dalam sekali pembelian biasanya lebih dari 1 buah.

Hal tersebut sejalan dengan hasil survei yang telah dilakukan sebelumnya oleh TIME (Honigman, 2013), yaitu: “52% of millennials were more likely to make impulse purchases than any other generation. There could be correlations drawn to how fast our culture of consumption is moving as compared to past generations, which could affect how quickly millennials make a decision to buy when shopping.

Pada beberapa anak laki-laki, kebutuhan juga timbul dari keinginan sang anak untuk memakai kostum atau baju bergambar superhero, mengikuti tren film yang sedang marak pada saat-saat tertentu. Namun hal ini berlaku bagi millennial mom yang kurang mengutamakan faktor style, sedangkan millennial mom yang suka mengikuti tren fashion anak-anak, walaupun anaknya laki-laki tapi mereka tetap mengutamakan style daripada gambar-gambar seperti itu.

Implikasinya bagi para pemasar produk kids apparel adalah bahwa kebutuhan untuk para balita ini lebih mudah untuk ‘diciptakan’, karena kuncinya ada di kecenderungan millennial mom untuk melakukan impulse buying pada kelompok produk ini. Penataan baju, sepatu, dan aksesoris lainnya pada mannequin akan menjadi magnet yang cukup kuat untuk menarik millennial mom setidaknya masuk ke dalam toko terlebih dahulu. Dan yang perlu dicatat, penataan mannequin ini sebaiknya diganti secara berkala dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama, melihat perilaku mereka yang sering berjalan-jalan di mall dan mencari apakah ada yang baru.

Untuk tahap berikutnya dalam proses keputusan pembelian, yaitu tahap pencarian informasi, silakan lihat di artikel saya berikutnya “Proses Pencarian Informasi pada Segmen Millennial Moms pada Pasar Kids Apparel


Published at :
Written By
Annetta Gunawan
SCC International Marketing
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close