People Innovation Excellence

PERAN INTELIJEN KOMPETITIF DALAM PERSAINGAN BISNIS KONTEMPORER (Bagian 2)

oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Data-informasi kompetitif tentang para pesaing dari staf internal sangat penting dan biasanya sebagian besar sudah dimiliki oleh organisasi bisnis. Berdasarkan perkiraan secara empirik, paling tidak suatu organisasi bisnis telah memiliki sebanyak 80 persen tentang data-informasi kompetitif yang perlu diketahui.
Misalnya staf internal pemasaran, penjualan dan pelayanan selalu sadar tentang perilaku dan tren pasar, dan mengetahui bagaimana para pesaing menanggapi hal tersebut. Data-informasi tentang distribusi pesaing mungkin terungkap dari kontak dengan para perantara dalam saluran distribusi. Seorang manajer operasi mungkin dapat mempelajari data-informasi pesaing dari peralatan yang ditampilkan pada pameran dagang, termasuk disain dan pengembangan SDM mungkin dapat terungkap dari suatu pertemuan yang bersifat profesional. Begitu pula data-informasi tentang keuangan dan akuntansi dapat dipelajari dari suatu presentasi yang dilakukan pada suatu konferensi yang memberikan wawasan yang potensial. Namun, karena data-informasi tersebut biasanya tersebar pada seluruh organisasi bisnis atau tidak terintegrasi, maka sebagian besar organisasi bisnis belum bisa memanfaatkan data-informasi tersebut secara optimal. Data-informasi tentang pesaing mungkin sudah terkumpul di setiap bagian organisasi, akan tetapi belum terintegrasi. Kumpulan kliping dari artikel dan berita pers adalah salah satu sumber data-informasi yang bisa dimanfaatkan. Begitu pula tentang produk yang dipatenkan serta artikel teknis yang ditulis oleh anggota staf pesaing merupakan sinyal tentang arah teknikal yang dikembangkan. Misalnya, kegiatan bisnis Intel yang memonitor kemajuan pesaing dalam mengembangkan wafer silikon delapan inci dengan melacak pijakan kepustakaan ilmiahnya. Para staf Intel di Tokyo dan California telah menyaring ribuan makalah teknik yang diterbitkan di Jepang setiap tahun dan menerjemahkan makalah tersebut kedalam bahasa Inggris secara menarik, adalah merupakan bagian dari data-informasi yang dipublikasikan. Sebenarnya dalam suatu organisasi telah tersebar jenis-jenis informasi yang dapat disusun, diintegrasikan dan dianalisis, sehingga dapat tersaji gambaran yang lebih jelas tentang pesaing. Wawancara dengan pihak ketiga dapat dilakukan dengan menghubungi kelompok-kelompok eksternal dan sejumlah individu yang juga tengah menghadapi para pesaingnya. Wawancara dengan pihak pelanggan adalah contoh yang paling jelas, langsung dan sangat berguna. Jika pelanggan telah didekati oleh pesaing, kemungkinan besar mereka akan berbagi wawasan baru tentang upaya pesaing. Para pelanggan dari pesaing kita mungkin bersedia berbagi informasi tentang keuntungan yang dirasakan yang telah disediakan oleh barang dan/atau jasa para pesaing. Pihak ketiga lainnya yang perlu didekati termasuk juga para distributor yang mengetahui tentang barang dan/atau jasa pesaing, termasuk pemasok yang telah didekati oleh kompetitor, mantan para pekerja pesaing, asosiasi perdagangan, dan analis keuangan. Sebagian dari organisasi bisnis juga membeli data-informasi dari lembaga riset pasar. Lembaga riset pasar dapat memberikan banyak data-informasi secara terus menerus tentang organisasi pesaing dengan biaya yang relatif terjangkau. Sebagian besar informasi ini bisa bersumber dari pihak publik maupun laporan teratur dari media keuangan termasuk: pengajuan paten, tuntutan hukum, penutupan dan perluasan pabrik, informasi biografis tentang para eksekutif pesaing. Para eksekutif senior akan selalu mencari tahu apa yang sedang terjadi di pasar dari kelompok mereka sendiri. Untuk database industri, organisasi bisnis biasanya melacak kekuatan yang mempengaruhi prospek dan kinerja industri, termasuk kondisi ekonomi, perubahan sosial, perkembangan teknologi, undang-undang dan peraturan, pola belanja konsumen dan tren pemasok. Besaran penjualan pada tingkatan industri, konsentrasi industri dan pangsa pasar relatif di semua pasar suatu produk, laba operasional, laba setelah dipotong pajak, laba atas aset dan ukuran kinerja keuangan lainnya juga perlu dipantau. Sistem yang dikembangkan seyogyanya memungkinkan organisasi bisnis mampu memantau perubahan struktur dan daya tarik industri, sekaligus memastikan bahwa data-informasi yang dilacak merupakan data-informasi yang sangat relevan. Kegiatan berikutnya dari sistem intelijen kompetitif adalah berhubungan dengan pesaing tertentu yang sedang dilacak. Tujuan dari pelacakan adalah mengembangkan profil yang komprehensif tentang pesaing tertentu. Informasi ini termasuk gambaran umum tentang pesaing, seperti timeline peristiwa penting dalam sejarah, profil dari para eksekutif senior kunci, berbagai masalah tipikal organisasional, budaya dan gaya manajemen, pendekatan para pesaing terhadap pasar dan pelanggan utama, penjelasan tentang lingkup bisnis, lini produk dan operasi, R & D, kinerja dan arah teknologi, kegiatan manufaktur, analisis keuangan secara menyeluruh, beserta data-informasi dan masalah penting lainnya yang memberikan wawasan tambahan atau pemahaman yang luas dan mendalam tentang para pesaing. Dewasa ini semakin banyak organisasi bisnis yang melakukan pendekatan agresif untuk mengumpulkan data-informasi kompetitif. Sebagai contoh, Kodak yang tengah mengembangkan database dari berita dan artikel sekaligus membuat dan menyediakan ringkasan dari studi kompetitif bagi para pekerja yang berada dalam jaringan bisnisnya. Abbott Laboratories telah mendistribusikan formulir laporan kompetitif untuk menghasilkan data-informasi intelijen. Hewlett-Packard telah membentuk jaringan kontak e-mail untuk mengumpulkan data-informasi kompetitif yang penting tentang para pesaing.
Pada saat yang sama, organisasi bisnis harus berhati-hati untuk tidak terlalu fokus dan eksklusif hanya pada para pesaing tertentu semata, yang telah dirasakan keberhasilannya, dengan mengabaikan bisnis pesaing penting lainnya yang muncul. Sebagai contoh, sangat penting bagi organisasi bisnis untuk tidak menghabiskan seluruh waktu bagi pengumpulan data-informasi tentang pesaing saat ini. Mereka juga perlu mengalokasikan waktu untuk melihat siapa pesaing mereka dalam lima tahun mendatang. Dengan demikian, organisasi bisnis dapat mencegah pergerakan pesaing potensial untuk menancapkan kukunya. Setelah semua data-informasi kompetitif terkumpul, langkah penting selanjutnya adalah memeriksa dan memverifikasi data-informasi tersebut bersama tim manajemen, sehingga tidak bercampur aduk dengan gosip dan rumor, dan setelah itu data-informasi kompetitif dapat dianalisis dan didiagnosis.
Berikut adalah kriteria untuk mengevaluasi dan/atau merevaluasi apakah organisasi bisnis telah bertindak tepat atas data-informasi intelijen kompetitif, yakni:

  • Apakah suatu kesimpulan telah disanggah dan diuji?;
  • Apakah asumsi yang mendasari adanya ketidakpastian dan keterbatasan telah diidentifikasi?;
  • Suatu implikasi apa yang dapat berkembang?;
  • Apakah data-informasi yang disajikan sudah dalam format yang efektif untuk menopang kegiatan perencanaan strategik?;
  • Apakah data-informasi telah memenuhi kebutuhan pengguna?; dan Apakah temuan ataucara pandang alternatif telah diidentifikasi serta dirumuskan?.

Terdapat sejumlah cara untuk menyajikan dan menyebarkan intelijen kompetitif di seluruh organisasi bisnis. Salah satu cara untuk menyajikan semua data-informasi tersebut adalah dengan membuat laporan profil pesaing untuk didistribusikan ke seluruh organisasi, baik sebagian atau seluruhnya, sesuai dengan kebutuhan. Pendekatan yang lebih dinamik adalah menciptakan sebuah pusat intelijen kompetitif guna menjaga dan memperbarui data-informasi tentang pesaing dan tentang upaya intelijen kompetitif yang berada pada internal organisasi sendiri. Dengan demikian, para eksekutif senior dapat mengadakan pertemuan dan diskusi berdasarkan data-informasi yang disajikan dari intelejen kompetitif. Bahkan sejumlah organisasi bisnis mengadakan brifing secara periodik guna membahas pesaing utama, kinerja pesaing, tindakan para pesaing dan implikasinya bagi organisasi bisnis kita, dengan memanfaatkan presentasi untuk merangsang respon dan diskusi.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close