People Innovation Excellence

PERAN INTELIJEN KOMPETITIF DALAM PERSAINGAN BISNIS KONTEMPORER (bagian 4 – selesai -)

oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Kerangka berbasis sumber daya menggabungkan analisis internal organisasi dengan analisis eksternal industri dalam lingkungan kompetitif mereka. Kerangka analisis berbasis sumber daya merupakan analisis terhadap kumpulan atau komponen dari aset fisik seperti peralatan dan mesin serta sumber daya tak berwujud, seperti merek dan teknologi know-how. Dengan demikian, keunggulan kompetitif dikaitkan dengan kepemilikan sumber daya berharga yang memungkinkan organisasi untuk melakukan kegiatan yang lebih baik atau biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan para pesaingnya. Marks and Spencer, misalnya, memiliki berbagai sumber daya yang menghasilkan sebuah keunggulan kompetitif pada bisnis ritel di Inggris. Adalah penting bagi organisasi untuk menghindari analisis sumber daya dalam keadaan terisolasi, bagaimanapun nilai mereka ditentukan oleh interaksi dengan kekuatan pasar. Artinya, suatu sumber daya yang memiliki nilai dalam industri tertentu atau pada waktu tertentu mungkin tidak memiliki nilai yang sama dalam industri dan waktu yang berbeda. Dengan demikian, sumber daya telah memenuhi syarat sebagai dasar untuk strategi yang efektif, namun sejumlah pertanyaan perlu dikemukanan tentang sejauhmana nilainya pada pasar eksternal, yakni:

  • Apakah sumber daya tersebut sulit untuk ditiru? Sumber daya yang tidak mudah ditiru dapat menciptakan nilai karena membatasi persaingan;
  • Seberapa cepat sumber daya tersebut dapat terdepresiasi? Semakin lama keberlangsungan sumber daya, maka akan semakin berharga sumber daya tersebut;
  • Siapa yang menikmati nilai penciptaan sumber daya? Tidak semua keuntungan dari sumber daya secara otomatis mengalir ke organisasi bisnis yang “memiliki” sumber daya tersebut. Biasanya hal tersebut bergantung pada tawar-menawar antara pelanggan, distributor, pemasok dan para pekerja itu sendiri; dan
  • Dapatkah sumber daya yang unik digantikan oleh sumber daya yang berbeda? Biasanya sumber daya terbaik organisasi sering tidak berwujud, atau tidak dalam bentuk fisik. Oleh karena itu penekanan sumber daya pada saat ini lebih pada aspek kasat mata nilai korporasi, seperti budaya, teknologi dan kemampuan transformasional.

Sedangkan analisis masa depan mengembangkan intelijen kompetitif tentang pasar saat ini, dan sekaligus mengajukan pertanyaan tentang peristiwa dan kekuatan yang akan menentukan bisnis masa depan. Jika dirumuskan dalam pertanyaan singkat adalah: Apa tren dan perkembangan tak terduga yang dapat membentuk kekuatan bisnis baru? Pemikiran tentang masa depan bukan sekedar untuk menemukan semacam peringatan dini, namun lebih memungkinkan suatu organisasi bisnis untuk berlatih melakukan ekstrapolasi sejarah. Sedangkan anggapan bahwa masa depan tidak akan jauh berbeda dari masa lalu merupakan pendapat yang menghibur, sementara proyeksi sederhana terhadap masa kini saja sering melenceng. Hamel dan Prahalad (1994) menunjukkan bahwa analisis masa depan yang efektif melibatkan lebih dari sekedar perencanaan skenario atau peramalan teknologi semata, meskipun skenario dan peramalan sering menjadi blok bangunan yang cukup berguna. Demikian juga tidak semata tentang pengembangan rencana darurat dari sejumlah skenario yang paling mungkin. Perencanaan skenario mungkin berguna untuk mempertimbangkan konsekuensi dari perubahan harga BBM, namun kurang banyak membantu pada aplikasi yang sama sekali baru untuk rekayasa genetika.
Untuk keperluan analisis masa depan, dapat dimulai dengan mengajukan sejumlah pertanyaan kritikal tentang masa depan, yakni:

  • Bagaimana profil pelanggan yang akan dilayani di masa depan?;
  • Melalui saluran apa pelanggan dapat dicapai di masa depan?;
  • Siapa yang akan menjadi pesaing di masa depan?;
  • Apa yang akan menjadi dasar keunggulan kompetitif bisnis masa depan?; dan Keterampilan atau kemampuan apa yang akan menciptakan bisnis yang unik di masa depan?.

Analisis masa depan memungkinkan para perencana bisnis dan pengambil keputusan memahami kebutuhan jangka panjang organisasi untuk mempertahankan keunggulan kompetitif mereka. Apple Computer adalah contoh dari sebuah bisnis yang menunjukkan kemampuan besar dalam bidang analisis masa depan. Pada tahun 1970-an, ia melihat ke depan untuk dunia dengan “komputer bagi setiap pria, wanita, dan anak-anak.” Suatu pandangan ke depan disaat komputer hanya ditemukan di kamar khusus bangunan kantor pada saat itu, sehingga ide seorang anak menggunakan dan memiliki komputer adalah ide yang menggelikan. Jawaban nya adalah Apple II, komputer pertama pada pasar masal yang benar-benar sukses, yang diperkenalkan pada tahun 1977, empat tahun lebih cepat dari PC IBM. Begitu juga keuntungan kualitas produk Jepang yang signifikan di pasar otomotif Amerika Utara disebabkan oleh analisis masa depan yang efektif. Pembuat mobil di Jepang tidak melulu memikirkan keunggulan kualitas, namun mereka menyadari tentang kecerdasan kompetitif mereka, bahwa senjata kompetitif baru dan tangguh akan diperlukan untuk mengalahkan bisnis otomotif di Amerika Serikat. Senjata baru mereka dimulai dengan pengembangan kualitas, daur waktu dan fleksibilitas. Dua puluh tahun kemudian, pandangan ke depan Toyota telah terwujud dihadapan mata General Motor (GM).
Pada akhirnya, inovator bisnis hanya mampu memanfaatkan keunggulan mereka dalam waktu yang terbatas sebelum pesaing melancarkan serangan balik, sehingga inisiatif baru diperlukan. Revolusi dalam meningkatkan standar kualitas, dan kemudian revolusi baru menghancurkan standar kualitas tersebut. Inovasi dalam produk atau proses teknologi mendorong perbaikan secara dramatik dalam kualitas atau pengurangan biaya, sehingga daur perubahan berjalan semakin pendek. Dengan demikian, sangat penting bagi organisasi bisnis saat ini secara teratur dan sistematik memonitor produk pesaing. Kegagalan dalam memantau penawaran pesaing sama
seperti beroperasi dalam ruang gelap yang pengap. Dalam perubahan pasar yang sangat kompetitif, organisasi bisnis perlu membekali diri dengan proses intelijen kompetitif proaktif serta merespon dengan cepat dan bijak terhadap perubahan pasar dan pesaing, dan dengan demikian lebih memiliki harapan untuk sukses dalam rentang waktu jangka panjang.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close