People Innovation Excellence

MODEL KEPEMIMPINAN BISNIS ABAD 21 (Bagian 3 – Selesai-)

oleh Prof. Dr. H. Faisal Afiff, Spec.Lic.

Jaringan inovasi terbuka merupakan upaya melihat ke luar organisasi untuk mendapatkan ide-ide segar yang menjanjikan peluang baru, yang mana ide tersebut sulit diperoleh, baik dari internal divisi R&D maupun pemasaran sendiri, untuk mampu memberikan ide-ide terobosan. Pemikiran segar akan sulit didapat jika orang lama selalu memiliki percakapan yang sama antara satu dengan lainnya yang terikat pada kebijakan umum dan ortodoksi. Memperkenalkan perspektif segar, pengetahuan dan inspirasi dari luar memungkinkan kita untuk melampaui pemikiran sehari-hari dan membuka pikiran untuk kemungkinan yang sama sekali baru. Proctor
& Gamble, merupakan contoh organisasi bisnis yang telah memanfaatkan strategi inovasi terbuka dengan sukses besar dalam beberapa tahun terakhir ini. Sementara banyak organisasi bisnis lain secara historikal lebih mengandalkan upaya R&D mereka sendiri untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan. Para pendukung inovasi terbuka berpendapat bahwa logika bisnis saat ini telah berubah dan bahwa bisnis saat ini harus merangkul strategi baru, yaitu secara sistematik memanfaatkan ide-ide, sumber daya dan pengetahuan dari luar. Hubungan dengan mitra eksternal seperti universitas, lembaga penelitian akademik, laboratorium milik pemerintah dan swasta serta wirausahawan individual dapat membawa teknologi baru dan memacu wawasan segar yang dapat dikombinasikan dengan kompetensi internal organisasi untuk membuat kombinasi teknologi baru yang mendorong lahirnya produk yang benar-benar baru, baik dilihat dari sisi pasar maupun unit bisnis.
Komunitas praktisi adalah sekelompok pemangku kepentingan kunci – baik dari dalam maupun dari luar organisasi – yang saling berbagi pengetahuan atau praktik dan berinteraksi secara teratur untuk saling belajar guna memajukan tujuan pribadi dan organisasi. Komunitas praktisi tersebut memberikan kerangka kolaboratif untuk memanfaatkan praktik terbaik organisasi untuk mengembangkan, mengintegrasikan dan menerapkan pengetahuan dari berbagai sumber. Tujuan akhirnya adalah membentuk budaya organisasi, mendorong inovasi, dan membantu merekrut dan mempertahankan bakat inovatif secara terfokus. Komunitas praktisi ini memanfaatkan pengetahuan dan sumber daya mereka dari jaringan sosial yang bertanggung jawab dalam mengemudikan strategi bisnis, inovasi teknologi dan implementasi. Komunitas praktisi merupakan anggota lintas fungsional yang memungkinkan mereka mendapatkan data-informasi tentang sejumlah perspektif yang saling melengkapi. Efektivitas kontribusi mereka terhadap inovasi sangat tergantung pada tingkat daya kritikal mereka, yaitu sejauhmana kualitas dukungan atas kepemimpinan melalui proses kolaboratif dan pembelajaran yang mendasari kegiatan interaksi sosial yang mendukung tujuan bersama. Pertemuan formal dan alat-alat manajemen proyek seringkali terlalu membatasi untuk mengelola hubungan yang kompleks dan interaksi yang diperlukan guna berbagi pengetahuan dan implementasi. Suatu komunitas praktisi diciptakan untuk mendorong kolaborasi dan berbagi pengetahuan guna memastikan keberhasilan proyek secara keseluruhan. Implikasi lebih lanjut, yakni dapat terjalin suatu hubungan substansial dan kritikal dan saling ketergantungan dalam hal berbagi praktik-praktik terbaik di antara sesama mereka. Berbagai tim inovasi tersebut – apapun namanya – diharapkan mampu memadukan metodologi tradisional, konvensional dan terobosan untuk mengidentifikasi peluang baru, mengembangkan strategi pertumbuhan dan menginspirasi konsumen tentang produk baru, sekaligus menyelaraskan antara strategi dan desain organisasi guna mendukung inovasi yang berkelanjutan. Strategi inovasi semacam ini telah diterapkan pada berbagai organisasi bisnis ternama, seperti HP, Cisco Systems, Kimberly-Clark, PepsiCo, Frito-Lay, Philips, Disney, Charles Schwab, Visa, dan Yahoo, disamping organisasi-organisasi terkemuka lainnya.
Dewan solusi lintas tim adalah salah satu model tim mandiri, yang secara individual dipilih dari unit-unit bisnis untuk bekerja sama dalam jangka waktu dan memiliki pijakan tertentu, dengan fungsi mencari dan mengidentifikasi peluang-peluang baru yang menggabungkan kompetensi bisnis mereka. Mereka adalah para spesialis dan profesional dari berbagai latar belakang keahlian, yang dibentuk untuk mengidentifikasi atau mengejar peluang yang sama sekali baru.
Dengan demikian, suatu organisasi tidak hanya terdiri dari berbagai departemen yang mampu memberikan jawaban atas tantangan inovatif, melainkan juga terdiri dari departemen dan manajer yang mampu memastikan bahwa mesin organisasi dan administrasi sehari-hari akan terus berfungsi. Namun, ketika kita memiliki tujuan untuk mengembangkan produk terobosan, maka upaya tersebut akan sulit dilakukan dalam lingkungan yang terlalu dikendalikan dengan ketat, dan suatu keputusan dibuat oleh seorang pemimpin secara sendirian. Memberdayakan para pekerja, memfasilitasi penciptaan ide dan eksperimen merupakan tugas pemimpin yang diperlukan guna mengelola dan menggerakkan tim inovasi menuju kesuksesan. Dengan kerangka kerja ini – termasuk kemampuan pemimpin dalam mendisain organisasi sebagaimana dikemukakan diatas – akan lebih mudah bagi kita untuk membedakan kualitas kepemimpinan dalam suatu organisasi yang akan berfungsi lebih baik dalam lingkungan yang dinamik dan inovatif, sekaligus efektif dalam mengelola aspek operasional dalam suatu organisasi. Kedua kemampuan tersebut, baik kemampuan dalam pengelolaan faktor internal maupun eksternal organisasi, merupakan tantangan kepemimpinan abad ke 21 yang penuh dengan gejolak dan tantangan, sebagaimana dirasakan saat ini. Last but not least, untuk menjawab kebutuhan akan model kepemimpinan bisnis abad ke 21 ini, maka diperlukan suatu keberanian untuk merekrut pemimpin bisnis generasi baru yang berwawasan masa kini dan masa depan untuk menyongsong siklus bisnis dalam rentang sejarah yang diskontinyu dan sekaligus berani melakukan lompatan sejarah.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close