People Innovation Excellence

PAHAMI PERILAKU KONSUMEN INDONESIA DENGAN GOOGLE CONSUMER BEHAVIOUR (part 2)

Siapapun dapat menggunakan secara gratis Google Consumer Barometer. Bahkan Anda dapat membuat dan men-download data disesuaikan dengan informasi pasar spesifik. Alat ini membantu pengguna menemukan segala sesuatu seperti:

  • Seberapa sering masyarakat pergi online?
  • Berapa banyak perangkat yang terhubung yang konsumen mungkin miliki?
  • Bagaimana konsumen membeli secara online?
  • Bagaimana masyarakat menonton video online?
  • Bagaimana perbedaan antara generasi dan perilaku online mereka?

Masyarakat menggunakan media digital online untuk banyak alasan yang berbeda-beda. Dengan adanya alat ini membantu bisnis untuk menentukan di mana untuk memfokuskan perhatian mereka dan menentukan strategi pemasaran seperti apa yang sesuai. Terdapat 2 (dua) menu untuk dapat mencari informasi yang kita butuhkan, yaitu berdasarkan menu QUESTIONS (sub-menu: The Multi-Screen World, The Smart ShoperI) dan menu FILTERS (sub-menu: Country, Demographic, Product Category, Context of Most Recent Video Watched, Internet Usage).

Contohnya, untuk menu questions dengan sub-menu The Smart Shopper untuk pertanyaan “What offline sources did people use to make purchase decision?”, perilaku konsumen Indonesia dalam data alat ini disebutkan bahwa konsumen Indonesia dalam proses pencarian informasi untuk pembelian offline yang terbesar adalah dengan mengunjungi secara langsung ke toko yang bersangkutan yaitu sebesar 59%, sedangkan berdiskusi dengan orang lain dan rekomendasi dari kerabat atau keluarga berada di peringkat kedua, hasil detail dari survey dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Hasil Survey Consumen Barometer Google (source: https://www.consumerbarometer.com/en/graph-   builder/?question=S18&filter=country:indonesia)
Hasil Survey Consumen Barometer Google (source: https://www.consumerbarometer.com/en/graph- builder/?question=S18&filter=country:indonesia)

Masih banyak informasi yang bermanfaat yang dapat diambil pada media tersebut, apapun informasinya yang harus dipahami bahwa memahami konsumen dan mengembangkan strategi pemasaran perusahaan harus memahami apa yang dipikirkan (kognisi) apa yang dirasakan (afeksi) dan apa yang mereka lakukan serta kejadian sekitar yang mempengaruhi dan dipengaruhi oleh apa yang dipikirkan, dirasa, dan dilakukan konsumen. Perilaku konsumen adalah dinamis artinya bahwa seorang individu konsumen, suatu komunitas konsumen, atau masayarakat luas akan selalu berubah dan bergerak sepanjang waktu dan faktor teknologi harus menjadi pertimbangan para pemasar. Hal ini berdampak tidak hanya pada studi perilaku konsumen itu sendiri akan tetapi juga pada pengembangan strategi pemasaran.


Published at :
Written By
Alex Maulana M
Faculty Member of International Marketing Department
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close