People Innovation Excellence

Sekilas tentang pengukuran SKALA SIKAP

Oleh Haryadi Sarjono, S.T., M.M., M.E.

Penelitian di bidang manajemen bisnis sebagian besar melibatkan variabel laten yang mengukur tentang sikap responden. Menurut Aprilia dan Ghozali, 2013, Sikap adalah predisposisi untuk bertindak secara konsisten positif atau negative terhadap objek, idea atau informasi. Sikap adalah konstruk pikiran yang tidak dapat dilihat secara langsung. Struktur sebenarnya dari sikap ada di kepala masing-masing individu yang memegang sikap tersebut. Untuk dapat menangkap sikap responden, seorang peneliti harus dapat memahami dimensi dari konstruk sikap tersebut. Pengukuran skala sikap yang banyak dilakukan adalah pengukuran skala yang dijumlahkan (summated scales) atau dikenal dengan skala Likert yang ditemukan oleh Likert, Rensis; (1932). Dalam perkembangnnya skala yang dijumlahkan tidak hanya digunakan untuk mengukur sikap tetapi juga untuk mengukur pendapat (opini), emosi (anger, anxiety, depresi), personalitas (locus of control dan introversion), kebutuhan personal (achievement) dan menggambarkan kehidupan maupun lingkungan seseorang.

Summated scale memiliki empat karakteristik (Aprilia dan Ghozali, 2013), yaitu:

  1. Skala harus memiliki banyak pertanyaan atau items. Skala yang dijumlahkan memiliki arti bahwa jumlah pertanyaan yang banyak itu akan di jumlah kan nilainya.
  2. Setiap item pertanyaan harus mengukur sesuatu yang memiliki ukuran kuantitatif yang bersifat kontinyu (misalnya sikap dapat bervariasi dari sangat setuju sampai sangat tidak setuju)
  3. Setiap item pertanyaan tidak ada jawaban salah atau benar, inilah yang membedakan summated scale (skala likert) dengan pertanyaan yang bersifat multiple-choise. Oleh karena itu skala likert tidak dapat digunakan untuk mengukur pengetahuan atau kemampuan (ability)
  4. Setiap item pertanyaan berupa pernyataan (statement) dan responden diminta untuk menjawab atau memberikan rating terhadap setiap pernyataan.

Published at : Updated
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close