People Innovation Excellence

Mobius Strip (You Get What You Give, You Can Run BUT You Can’t Hide)

Oleh: Son Wandrial (Faculty Member of International Marketing)

Untitled

Nama Mobius pertama kali saya dengar saat nonton film di bioskop dengan judul yang sama sekitar 2 tahun lalu.  Waktu itu terus terang saya masih belum paham tentang konsep Mobius bila dihubungkan dengan cerita film karena adegan membuat pita Mobius dalam film tersebut hanya sebentar, dengan dialog yang singkat.

Penjelasan yang lebih gamblang tentang pita Mobius, saya dapatkan waktu mengikuti training Self Empowerment berbasis fisika kuantum.  Di sini dijelaskan dengan lengkap apa itu pita Mobius sekalian dengan simulasinya di mana masing-masing peserta membuat sendiri pita Mobiusnya.  Dari sini saya baru paham tentang ilustrasi pita Mobius yang ditayangkan pada film.

Pita Mobius bagusnya dibuat dari kertas HVS yang disambung, hanya saja salah satunya ujungnya harus ‘diplintir’ (twisted), setelah itu baru direkatkan pakai lem, menjadi sebuah lingkaran seperti gambar di atas.  Dari simulasi tentang pita Mobius yang diberikan oleh trainer, banyak yang bisa diceritakan sebagai pencerahan seperti:

  • Hukum Tabur Tuai,
  • Konsep Dualitas atau Polaritas,
  • Fractal Holograph,
  • Konsep Non Duality,
  • Everything is Connected.

Saya coba jelaskan salah satunya, bagaimana pita Mobius bisa dipakai untuk menjelaskan hukum Tabur Tuai. Kalau diperhatikan secara sepintas, pita Mobius di atas seperti memiliki dua sisi, yaitu sisi atas dan bawah, betul? Padahal sebenarnya dia hanya ada SATU sisi.  Untuk pembuktian silahkan Anda bikin garis di tengah kertas, terserah mau mulai dari sisi manapun, Anda bikin garis lurus memanjang tanpa putus mengikuti bidang kertas (pita), sampai akhirnya garis tersebut bertemu dan nyambung, kok bisa ? Padahal tadi Anda tarik bikin garis dari bagian ‘atas’ kertas, betul ? Tapi kenyataannya garis tersebut akhirnya bertemu lagi dengan garis awal yang kita buat dan semua bidang kertas terkena dan dilewati oleh garis tersebut baik sisi atas maupun sisi bawah.  Ini membuktikan bahwa sebetulnya cuma ada SATU sisi.

Tidak ada awal atau akhir, tidak di atas atau di bawah.  Dari simulasi ini salah satunya dapat disimpulkan: apapun yang kita mulai (niat, ucapan dan perbuatan) akan kembali lagi (berakhir) kepada diri kita sendiri.  Ini menjelaskan hukum Tabur Tuai, siapa menabur dia akan menuai.  Perbuatan baik akan mendatangkan (dibalas) kebaikan juga, sebaliknya perbuatan buruk pasti akan mendatangkan keburukan juga.  Begitu sekali Anda bikin ‘garis’ maka itu sudah tidak bisa dihentikan lagi.

Bagaimana hubungan konsep pita Mobius dalam kehidupan sosial? Pernahkan Anda mengamati, saat Anda berada dalam antrian dan rela/ikhlas memberikan kesempatan orang lain untuk maju lebih dulu maka di lain waktu Anda pun juga akan diperlakukan sama oleh orang lain.  Tentu masih banyak lagi contoh lainnya yang pernah Anda alami.  Semua kejadian tersebut bukanlah sebuah kebetulan.

Si trainer pernah bercerita bahwa temannya pernah menabrak mobil orang, penabrak tentunya minta maaf dan menawarkan ganti kerugian untuk memperbaiki mobil yang rusak.  Pemilik mobil mau memaafkan dan ternyata menolak untuk diberikan ganti rugi karena dia ikhlas menerima kejadian tersebut dan tidak akan memperpanjang urusan.  Berarti selesai urusannya dong, everybody is happy, win-win solution.

Ternyata tidak selesai sampai di situ, beberapa waktu kemudian mobil teman dari trainer tersebut akhirnya malah ‘ditabrak’ juga oleh mobil lain dan titik kerusakannya sama persis dengan mobil yang pernah dia tabrak.  Lihatlah, walaupun sudah dimaafkan dan diikhlaskan tetap saja ada ‘ganjaran’ yang tidak bisa distop (unstoppable), bayangkan kalau misalnya dulu dia kabur, tidak bertanggung jawab dan tidak minta maaf, akan seperti apa kejadiannya.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close