People Innovation Excellence

Bagaimana Terbentuknya Realita, from Brad Pitt until Pygmalion, Nothing is Real until It’s Observed (Part 2)

Oleh: Son Wandrial, SE, MM

Meneruskan artikel saya sebelumnya, Bagaimana Terbentuknya Realita, from Brad Pitt until Pygmalion, Nothing is Real until It’s Observed (Part 1), Sepintas seperti ada perbedaan antara cerita singkat dari Brad Pitt dan Pygmalion. Brad Pitt berbicara tentang istrinya Angelina Jolie yang memang ‘merupakan’ manusia hidup, sementara Pygmalion berbicara tentang patung yang menjadi hidup seperti manusia.  Rentang waktu kejadiannya pun begitu jauh, Pygmalion terjadi ribuan tahun lalu (mitos) sementara Brad Pitt di abad sekarang ini.  Inti kedua cerita tersebut sebenarnya sama saja yaitu berbicara tentang: niat dan ‘atention’ atau perhatian.  Dibeberapa sumber menyebutnya sebagai ‘positive expectation’ atau harapan positive.

Dalam fisika quantum disebut sebagai ‘observed’ atau pengamatan.  Bagi saya Pygmalion Effect sama saja dengan Brad Pitt Effect.

Bagaimana kedua effect tersebut bisa bekerja dan bisa mewujud menjadi kenyataan dapat dijelaskan dengan konsep quantum berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Thomas Young.  Penelitian dinamakan ‘double slit experiment’.  Tujuan awal dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah cahaya itu berbentuk materi atau gelombang. Partikel didefinisikan sebagai gumpalan kecil dari sari bahan, sementara gelombang adalah sesuatu yang tidak berwujud dan menyebar kemana saja.  Teorinya, tidak mungkin sesuatu itu bersifat keduanya, disatu sisi bisa diketahui titik kordinatnya tapi disisi lain dia juga menyebar kemana saja dan berada dimana-mana.  Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat di youtube, ketik ‘double slit experiment’, maka akan banyak muncul video tentang experiment tersebut.

Ternyata dari hasil penelitan tersebut menyimpulkan sesuatu yang mencengangkan dan diluar dugaan:

  • bahwa cahaya merupakan partikel sekaligus gelombang (particle-wave duality)
  • niat atau perhatian (attention) atau observasi dari si peneliti mempengaruhi perilaku cahaya
  • saat tidak diamati (not observed) cahaya merupakan gelombang dan saat diamati (observed) maka fungsi gelombang jadi runtuh menjadi partikel (materi), disebut juga sebagai ‘collapsing wave function into matter’.

Bahan baku alam semesta adalah quantum.  Singkatnya dari hasil penelitian tersebut menjelaskan bahwa perilaku dari atom atau quantum berubah sesuai dengan pengamatan yang kita lakukan.  Pada saat tidak dilakukan pengamatan maka atom tersebut merupakan gelombang yang keberadaannya bisa dimana saja dan penuh ketidakpastian (uncertainty) berada dalam samudra kemungkinan dan ketidakpastian tersebut akan menjadi ‘kepastian’ saat kita punya niat dan dilakukan pengamatan (attention/observation) suatu keadaan tertentu.

Semua yang dilakukan oleh Brad Pitt maupun Pygmalion adalah SAMA yaitu  memberikan suatu pengamatan (attention/obeservation) pada sesuatu, maka kondisi ketidakpastian berubah menjadi kepastian, dari gelombang menjadi materi (real).  Si istri menjadi lebih baik dan sembuh dari penderitaanya, sementara Galatea ‘menjadi’ hidup.

Untuk konteks manajemen, kalau kita berikan pengamatan positive terhadap bawahan maka mareka akan jadi postif sebaliknya pun juga begitu.

Yang jadi masalah adalah, kadang orang tidak menyadari kalau dia sedang melakukan pengamatan/observasi, apalagi bila sedang diberikan informasi-informasi dari pihak ketiga.  Berita-berita tentang kecelakaan, musibah, bencana, penderitaan semuanya adalah bentuk untuk melakukan pengamatan dan manusia tidak menyadari hal tersebut.

Bahwasanya Tuhan melibatkan kita untuk menciptakan realita dalam hidup dan yang perlu kita lakukan adalah untuk selalu sadar dan berhati-hati terhadat segala bentuk ‘attention’ yang negatif karena dengan begitulah hal tersebut akan datang dalam kehidupan kita.  Kitalah yang mengundang mereka untuk datang.  Kitalah yang menciptakan realita kita sendiri.

Nothing is Real until It’s Observed.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close