People Innovation Excellence

Pemicu “Bridezilla” pada Calon Pasangan Pengantin di Jakarta

Oleh: Ina Melati, SE, MM (Faculty Member of International Marketing)

“Ya ampun!!!Tidak pernah terbayangkan menikah bisa begini repotnya, pusing.” Biasanya kata-kata ini muncul jika calon pasangan pengantin sudah mengalami “Bridezilla”. Bagi yang masih asing dengan kata Bridezilla, arti mudahnya adalah sebuah prilaku dari calon pasangan pengantin yang timbul ketika mengurus pesta pernikahannya, perilaku tersebut timbul biasanya karena mereka menghadapi masalah yang cukup banyak dalam proses pelaksanaan pernikahannya, sebagai informasi tambahan Bridezilla kebanyakan dialami oleh calon pengantin wanita.

Dalam dunia pemasaran, pemasar dituntut untuk bisa menyelami keinginan dan kebutuhan pelanggannya, termasuk mencari tahu permasalahan apa saja yang dihadapi oleh para pelanggan, dan diharapkan pemasar bisa hadir dengan menawarkan solusinya.

Demikian juga dengan Wedding Organizer, sebagai sebuah bisnis yang menawarkan produk dengan kategori High Involvement, penting bagi Wedding Organizer untuk bisa memberikan pelayanan yang maksimal bagi pelanggannya. Untuk itu sebuah Wedding Organizer harus mengetahui terlebih dahulu permasalahan-pemasalahan apa yang dihadapi oleh para calon pasangan pengantin.

Berikut ini adalah empat permasalahan utama yang sering kali dihadapi oleh calon pengantin wanita dan calon pengantin pria

Calon Pasangan Wanita

  1. Terlalu banyak mencari referensi dan informasi : Sehingga seringkali calon pasangan wanita menjadi bingung sendiri dengan terlalu banyaknya informasi yang didapatkannya.
  2. Menjadi terlalu emosional dan sensitive : Berhubungan dengan permasalahan diatas yaitu “too much information” membuat calon pasangan wanita seringkali menjadi sangat emosional dan sensitive, kebanyakan karena bingung menjatuhkan pilihan vendor mana yang sebaiknya dipilih.
  3. Mendominasi : Pada kebanyakan budaya di Indonesia, keluarga calon pengantin wanita menjadi penentu penyelenggaraan sebuah pesta pernikahan, sehingga seringkali calon pengantin wanita yang lebih banyak menentukan segala hal terkait dengan pesta pernikahan, dan ini tidak jarang memicu konflik diantara calon pengantin wanita dan pria
  4. Tidak bisa menjabarkan ide dengan baik : Hal ini sering berujung pada hasil yang tidak sesuai dengan keinginan calon pengantin wanita.

Calon Pasangan Pria

  1. Terlalu sibuk : Kesibukan calon penganten pria yang sangat padat seringkali membuatnya tidak memiliki banyak waktu untuk memikirkan pesta pernikahannya, dan ini tentu memicu konflik dengan calon pengantin wanitanya dan seringkali menghambat kerja Wedding Organizer
  2. Menginginkan segala sesuatu hal yang simple : Kebanyakan calon pengantin pria tidak terlalu suka dengan “keribetan”, termasuk yang menyangkut pesta pernikahannya sendiri, bagi mereka yang terpenting adalah pengucapan janji pernikahannya bisa berlangsung dengan lancar, selebihnya mereka tidak terlalu ambil pusing. sehingga
  3. Seringkali merasa tertekan : Calon pengantin pria seringkali merasa tertekan dengan persiapan pesta pernikahannya sendiri, mereka seringkali merasa detail pernikahan adalah suatu hal yang berlebihan. Perasaan demikian dipicu karena mereka juga disibukkan dengan banyak hal, terutama masalah pekerjaan.
  4. Terkesan tidak peduli : Calon pengantin pria seringkali terkesan mereka tidak terlalu peduli dan lebih banyak menyerahkan segala sesuatunya kepada calon penganten wanita, dimana dengan demikian calon pengantin wanita sering merasa mereka mengerjakan semuanya sendiri.

Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close