People Innovation Excellence

PENGENALAN SCOR MODEL 10.0 UNTUK PENELITIAN BISNIS

Oleh Haryadi Sarjono, S.T., M.M., M.E.

Studi kasus di perusahaan yang memproduksi Obat Herbal

(Bagian 01)

Mengenal SCOR Model

Model Supply Chain Operations Reference (SCOR) disahkan oleh Supply Chain Council (SCC). SCC, yang terbentuk pada tahun 1996, adalah asosiasi non-profit internasional dan independen dengan keanggotaan yang terbuka bagi semua perusahaan atau organisasi.Asosiasi ini berfokus pada riset, aplikasi serta upaya memajukan kecanggihan sisten dan praktik manajemen rantai supply (supply chain management). Dengan menggunakan metode diagnostik dan alat tolok ukur (benchmarking) miliknya, SCC membantu perusahaan-perusahaan melakukan perbaikan nyata pada proses supply chain mereka. Cabang SCC tersebar di seluruh Amerika Utara, Eropa, Jepang, Afrika Selatan, Amerika Latin, Australia/Selandia Baru, Asia Tenggara dan Cina Daratan, dengan dua cabang yang sedang berkembang yaitu India dan Timur Tengah.

Model SCOR diciptakan oleh SCC dalam rangka menyediakan suatu metode penilaian mandiri dan perbandingan aktivitas-aktivitas dan kinerja supply chain sebagai suatu standarsupply chain management lintas industri. Model ini menyajikan kerangka proses bisnis, indikator kinerja, praktik-praktik terbaik (best practices) serta teknologi yang unik untuk mendukung komunikasi dan kolaborasi antar mitra supply chain, sehingga dapat meningkatkan efektivitas supply chain management dan efektifitas penyempurnaan supply chain.

John Paul (2014: xii) menyatakan bahwa Model Supply Cyahain Operations Reference (SCOR) adalah sebuah bahasa supply chain, yang dapat digunakan dalam berbagai konteks untuk merancang, mendeskripsikan, mengkonfigurasi dan mengkonfigurasi ulang berbagai jenis aktivitas komersial/bisnis. Penerapan model Supply Chain Operations Reference (SCOR) dalam batas-batas tertentu cukup fleksibel dan dapat disesuaikan untuk meningkatkan produktivitas demi memenuhi kebutuhan konsumen. John Paul (2014:xii)

Pengertian SCOR model Versi 10.0

Model Supply Chain Operations Reference (SCOR) adalah bahasa rantai pasokan, untuk merancang, mendeskripsikan, mengkonfigurasi dan mengkonfigurasi ulang dari berbagai jenis aktivitas bisnis.

Tahap pemetaan SCOR Model 10.0

Tahapan pemetaan dalam SCOR Version 10.0 terbagi atas 4 level, yaitu:

  1. Level 1

Mendefinisikan ruang lingkup dan isi dari SCOR Model.Selain itu, pada tahap ini juga ditetapkan target-target performance perusahaan untuk bersaing.

  1. Level 2

Merupakan tahap konfigurasi dimana supply chain perusahaan bisa dikonfigurasikan berdasarkan sekitar 30 proses inti.Perusahaan bisa membentuk konfigurasi saat ini (as-is) maupun yang diinginkan (to-be).

  1. Level 3

Merupakan tahap dekomposisi proses-proses yang ada pada rantai pasok menjadi elemen-elemen yang mendefinisikan kemampuan perusahaan untuk berkompetisi. Tahap ini terdiri dari definisi elemen-elemen proses, input dan output dari informasi mengenai proses elemen, metrik-metrik dari kinerja proses, best practices dan kapabilitas sistem yang diperlukan untuk mendukung best practices.

  1. Level 4

Merupakan tahap implementasi yang memetakan program-program penerapan secara spesifik serta mendefinisikan perilaku-perilaku untuk mencapai competitive advantage dan beradaptasi terhadap perubahan kondisi bisnis.

UntitledIndikator dari performance atribut yaitu

  1. POF (Perfect Order Fulfillment) = jumlah pesanan yang sempurna x 100% / jumlah pesanan total
  2. OFCT (Order Fulfillment Cycle Time) adalah waktu yang dibutuhkan dari penerimaan pesanan sampai konsumen menerima pesanan tersebut
  3. USCF (Upside Supply Chain Flexibility) adalah jumlah hari yang dibutuhkan untuk mencapai peningkatan tak terencana secara berkelanjutan sebanyak 20% dari jumlah produk yang dikirim
  4. COGS (Cost of Good Sold) adalah biaya yang terkait dengan pembelian bahan baku dan menghasilkan barang jadi

COGS pada perusahaan distributor = [Biaya administrasi + Biaya promosi + Biaya tidak langsung] ÷ 100%

COGS pada perusahaan manufaktur = [Biaya material + Biaya tenaga kerja + Biaya tambahan] ÷ 100%

  1. CTCCT (Cash-to-cash Cycle Time) adalah waktu yang dibutuhkan bagi investasi untuk mengalir kembali ke perusahaan setelah dibelanjakan bahan baku. Penghitungan [Inventory days of supply + Average days of account receivableAverage days of account payable]
  2. Gap Analysis

 Terdapat tiga macam gap analysis diantaranya :

  1. The Lost Opportunity Measure adalah menghitung pendapatan yang hilang sebelum order entry karena kurangnya produk
  2. The Canceled Oder Measure adalah menghitung pendapatan yang hilang sesudah order entry karena pesanan yang dibatalkan akibat dari kinerja pengiriman yang buruk
  3. The Market Share Measure

Upaya untuk memproyeksikan kenaikan pendapatan berdasarkan pada pencapaian keunggulan kompetitif dalam kategori metrik customer-facing.

 SCOR Model pemetaan Level 2

  1. Planning adalah suatu proses yang menyelaraskan sumber daya untuk memenuhi keperluan akan permintaan yang diharapkan
  2. Execution adalah suatu proses yang dipacu dengan adanya permintaan terencana ataupun permintaan aktual yang merubah bentuk material
  3. Enable adalah suatu proses yang menyiapkan, memelihara dan mengendalikan jaringan informasi sehingga proses planning dan execution saling terkait

 SCOR Model pemetaan Level 3

Pemetaan Level 3 terbagi menjadi 3 Input, Proses Elemen dan Output yang terdiri dari

  1. Definisi proses elemen
  2. Informasi input dan output proses elemen
  3. Metrik pengukuran kinerja
  4. Best practice

Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close