People Innovation Excellence

(UJI ASUMSI KLASIK) UJI AUTOKORELASI

Autokorelasi merupakan salah satu dari uji asumsi klasik yang di gunakan untuk mengetahui apakah dalam suatu model regresi linear terdapat korelasi antar kesalahan pengganggu dengan periode t dengan kesalahan periode t-1 yang berarti kondisi saat ini dipengaruhi oleh kondisi sebelumnya dengan kata lain auto korelasi sering terjadi pada data time series. Data yang baik adalah data yang tidak terdapat auto korelasi di dalamnya.

Autokorelasi terbagi dua, ada autokorelasi positif dan ada autokorelasi negatif. Masalah autokorelasi ini merupakan masalah error, jadi kedua jenis autokorelasi di atas juga akan terkait masalah error. Autokorelasi positif adalah autokorelasi dimana error yang selalu diikuti oleh error yang sama tandanya. misalnya ketika satu periode sebelumnya positif maka error berikutnya akan positif. Sebaliknya autokorelasi negatif menyebabkan error akan diikuti oleh error yang berbeda tanda. misalnya ketika errornya positif maka akan diikuti oleh error negatif pada periode selanjutnya

Untuk mendeteksi keberadaan autokorelasi, kita dapat menggunakan metode Dubin-watson. cara mengetahui nilai durbin watson dari model tertentu sangatlah mudah.Dalam SPSS sudah tersedia menu untuk mengeluarkan angka Durbin-watsonnya. Nilai durbin watson tersebut tinggal dibandingkan dengan rentang norma durbin watson yang masih bisa ditoleransi.

Syarat-syarat metode Durbin-watson adalah sebagai berikut :

  1. Model regresi mencakup unsur intersep
  2. Model regresi tidak mengandung nilai yang terlambat (lagged) dari variabel respon Y sebagai satu dari variabel penjelas. Jadi, pengujian tidak dapat diterapkan untuk model jenis Y t = BO +B1X 1t +, B2X2t +—+BkXkt +yY t-1 +st di mana Yt-1 adalah nilai lagged satu periode dari Y

Hanya cocok untuk menguji autokorelasi ordo pertama (first order autocorrelation) U Diluar ketentuan diatas, bisa digunakan durbin-a


Published at : Updated
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close