People Innovation Excellence

Apa Itu Ekspor Impor ?

written by: Dony Saputra, S.Kom, M. Kom, MM

Pengantar

Dalam Interaksi pertukaran barang/jasa atau perdagangan baik di dalam maupun di luar negeri akan terjadi apa yang dinamakan dengan ekspor dan impor.Ekspor impor merupakan kegiatan perdagangan baik berupa barang maupun jasa yang dilakukan oleh suatu Negara terhadap Negara lain  yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Pengertian Ekspor – Impor

Ekspor adalah kegiatan mengeluarkan barang dari daerah pabean Indonesia ke daerah pabean lain,sedangkan impor adalah kegiatan memasukan barang ke dalam daerah pabean.

Kegiatan Ekspor-Impor

Ada empat tahapan dalam kegiatan ekspor impor yaitu :

  1. Proses Kontrak jual beli
  2. Proses sistem pembayaran melalui L/C
  3. Proses pengiriman barang
  4. Proses dari negosiasi

Uraian

A.Proses Kontrak Jual Beli

1.       Tahap pertama Eksportir akan mempromosikan komoditas yang akan diekspornya melalui media berupa ; pameran dagang san iklan di Koran, majalah maupun media elektronik lainnya baik di dalam negeri maupun luar negeri. Promosi ini eksportir dapat melakukan kerjasama dengan atase perdagangan RI di tiap kedutaan besar asing yang ada di Jakarta atau kota besar lainnya, seperti Japan External Trade Organization (JETRO), America Champer of Commerce (AMCHAN), dsb. Adapun tujuan dengan eksportir mengadakan kegiatan  promosi ini adalah untuk menraik minat calon pembeli/importer terhadap komoditi yang ditawarkan oleh pembeli .

2.       Tahap kedua, biasanya  Importir yang berminat dari komoditas yang ditawarkan oleh eksportir ,  calon pembeli/importir biasanya akan mengirimkan surat permintaan harga atau yang biasa kita sebut letter of inquiry kepada eksportir. Adapun isi dari surat tersebut adalah mengenai :

  1. Permintaan penarawan harga dengan memberitahukan  terhadap kualitas yang diinginkan
  2. Jumlah yang ingin dibeli
  3. Harga satuan dengan mata uang yang disepakati  (USD Dollar/lainnya)
  4. Waktu Pengiriman yang diinginkan oleh Importir
  5. Nama Pelabuhan yang diinginkan

3.       Tahap selanjutnya Eksportir akan memenuhi permintaan importir dari Letter of Inquiry yang dikirim oleh importir, dan eksportir akan mengirimkan berupa surat penarawan harga atau yang dikenal dengan offer sheet. Offer sheet ini biasanya berisikan tentang :

  1. Uraian Barang
  2. Mutu/kualitas barang
  3. Jumlah waktu penyerahan
  4. Tempat Penyerahan barang
  5. Harga
  6. Syarat pembayaran
  7. Cara pengepakan barang
  8. Brosur, dll

Dalam penarawan ini biasanya bersifat free , eksportir dapat juga mengirimkan contoh barang untuk dapat meyakinkan kepada calon pembeli.

4.       Importir selanjutnya akan mempelajari surat penawaran tersebut dan  setelah disetujui surat penawaran tersebut , maka importir dapat menyiapkan Oder Sheet /Purchase Order (PO) kepada eksportir.

5.       Eksportir menyiapakn kontrak jual beli (atau yang biasa disebut ; sales contract) sesuai dengan data-data berdasarkan dari Purchase Order. Dalam Sales Contract akan dilampirkan keterangan lain seperti : Force Majeure Clause, Claims dn syarat pengapapalan seperti partial shipment,transhipment dan vessel age. Kontrak ini ditandatangani sebagai tanda persetujuan atas kontrak jual beli yang dibuat secara dua rangkap (untuk Exportir dan Importir).

6.       Improtir akan mempelajari sales contract dan bila telah ditandatangani akan dikembalikan kepada eksportir. Satu copy biasanya akan diambil oleh importir sebagai dokumen asli yang biasa kita sebut Sales Confirmation.

 B. Proses Sistem Pembayaran melalui LC

Adapun proses kegiatannya sebagai berikut :

  1. Importir meminta kepada Bank Devisa untuk membuka sebuah L/C atau Letter of Credit sebagai dana yang disipakan untuk melunasi hutangnya kepada eksportir, sesuai dengan jumlah yang telah disepakati dalam sales contract dan syarat-syarat pencairan lainnya yang disebutkan. Bank Devisa yang membuka L/C disebut Opening bank. Opening Bank ini bertanggung jawab melakukan pembayaran atas L/C itu kepada Eksportir .Importir yang meminta pembukaan LC disebut applicant.
  2. Pembukaan L/C dapat melalui bank koresponden dinegara exportir melalui surat,telex,facsimile, email, dsb. Pembukaan L/C  dalam bentuk tertulis ini disebut L/C Confirmation,  dan surat L/C ini akan diteruskan oleh opening bank kepada bank koresponden untuk disampaikan kepada penerima yaitu eksportir. Dalam prakteknya opening bank akan menginformasikan terhadap pembukaan L/C tersebut sebagai advising bank.
  3. Selanjutnya Advising bank ini akan meneliti keabsahaan terhadap pembukaan L/C yang diterimanya dari opening bank.Surat pengantar tersebut disebut sebagai L/C Advise.

C.Proses Pengiriman Barang

Ada 5 tahapan yang perlu diperhatikan dalam kegiatan ini

  1. Pihak Exportir setelah menerima L/C Confirmation yang merupakan landasan pembayaran, maka exportir akan mempersiapkan barang yang sesuai dengan pesanan, setlah itu melakukan proses booking ke perusahaan pelayana (shipping company) yang akan berangkat kepelabuhan tujuan sesuai dengan yang ada pada sales contract, serta disesuaikan dengan waktu pengapalan (shipment date).Pihak exporter akan mengurus pula PEB (Pemberitahuan Export Barang) yang diurus di Kantor Bea Cukai setempat, membayar Pajak Export dan Pajak Export  Tambahan (PET) melalui advising  Bank.Setelah Administrasi selesai  kemudian eksportir akan menyerahkan barang kepada shipping company untuk dimuat.
  2. Setelah Shipping company melakukan proses pemuatan barang ke atas kapal,lalu pihak shipping company akan menyerahkan bukti penerimaan barang dalam bentuk Bill of lading(B/L) kepada eksportir.
  3. Pihak perusahaan pelayaran akan bertanggung jawab untuk mengangkut  muatan sampai ke pelabuhan tujuan (destination port)
  4. Langkah selanjutnya pihak importir selaku penerimaan barang (consignee), bila terlah menerima dokumen pengapalan (shipping document) dari opening bank, maka dapat mengurus izin import (import clearance) dengan pihak bea cukai  di pelabuhan yang dituju.
  5. Langkah  berikutnya menghubungi agent pelayaran (shipping agent) dipelabuhan tujuan dan agent pelayaran ini akan menyerahkan muatan importir setelah proses pelunasan tersebut diselesaikan, maka selesailah proses tersebut.

D. Proses Negosiasi Dokumen Pengiriman

Tahapan yang terdapat dalam proses ini adalah :

1.       Pihak Eksportir setelah menerima B/L (Bill of Ladding) dari perusahaan pelayaran, maka akan menyiapakan :

  1. Faktur (Invoice)
  2. Daftar Pengepakan (packing list)
  3. Surat Keterangan ASAL (Certificate of Origin), dll

2.       Semua dokumen tersebut diserahkan kepada negotiating bank utnuk memperoleh pembayaran.

3.       Negotiating bank akan memeriksa semua dokumen yang tekah menjadi syarat-syarat L/C.Bila disetujui akan melakukan proses pembayaran sesuai dengan jumlah yang ditagih oleh Exportir.Negotiating bank dalam hal ini akan meneruskan dokumen tersebut yang sudah dilunasi kepada  opening bank yang membuka L/C bersangkutan sebagai penangihan kembali dari uang yang sudah dibayarkan itu kepada exportir.

4.       Opening bank selanjutnya memberitahukan penerimaan dokumen tersebut kepada importir.

Demikian uraian proses  perdagangan antar negara  melalui kegiatan  ekspor import yang dilakukan oleh para eksportir kepada importir  untuk memenuhi kebutuhan berupa barang maupun jasa.(RN/02/15)​A

Reference :

1.     Justin Paul,Rajiv Aserkar,. (2008). Export Import Management. 00. Oxford University Press. New Delhi. ISBN: 9780195694581.
2.     Dr.Carl A. Nelson. (2009). Import Export How to Take Your Business Across Border. 04. Mc Graw-hill Companies. ISBN: 9780071482554.​


Published at : Updated
Written By
Dony Saputra, S.Kom, M. Kom, MM
Deputy Head of IBM | SoBM
Leave Your Footprint
  1. Oleh: Dony Saputra, Mkom, MM

Periksa Browser Anda

Check Your Browser

Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

We're Moving Forward.

This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

  1. Google Chrome
  2. Mozilla Firefox
  3. Opera
  4. Internet Explorer 9
Close