People Innovation Excellence

Peran Retailer dalam Supply Chain

Oleh: Annetta Gunawan, SE, MM (Faculty Member of International Marketing)

Retailer adalah individu atau organisasi bisnis pelaku aktivitas retailing, yang menjual produk dan/atau jasa kepada konsumen baik untuk penggunaan pribadi maupun rumah tangga. Retailer adalah komponen kunci dalam rantai nilai yang menghubungkan produsen dengan konsumen. Yang dimaksud dengan rantai nilai sendiri adalah serangkaian badan usaha yang terlibat dalam pembuatan dan pendistribusian barang dan jasa kepada konsumen (mencakup suplier, produsen/ pabrik, wholesaler, retailer).

Beberapa produsen menyalurkan atau menjual sendiri produknya langsung kepada konsumen, seperti Nike dan Apple. Dalam hal ini, mereka melakukan baik aktivitas produksi maupun aktivitas retailing.

Wholesaler adalah badan usaha yang membeli produk dari produsen dan menjualnya kembali dalam partai besar kepada retailer. Wholesaler dan retailer melakukan aktivitas yang hampir sama, tapi perbedaan utamanya adalah fokus wholesaler adalah memuaskan kebutuhan retailer, sedangkan focus dari retailer adalah memuaskan kebutuhan konsumen. Costco dan Home Depot adalah contoh badan usaha yang melakukan aktivitas wholesaler sekaligus retailer. Mereka menjual barang dalam partai besar kepada restoran atau kontraktor bangunan sambil menjual juga secara eceran kepada konsumen.

Dalam beberapa rantai nilai, aktivitas produksi, wholesaling, dan retailing dilakukan oleh beberapa perusahaan yang berbeda-beda, jadi misalnya yang memproduksi adalah PT. A, lalu yang menyalurkan produk kepada retailer adalah PT. B, sedangkan yang menjual eceran kepada konsumen adalah supermarket C. Tapi ada juga perusahaan yang menerapkan strategi integrasi vertikal, di mana beberapa aktivitas dalam rantai nilai dilakukan oleh satu perusahaan. Jadi misalnya supermarket C tadi selalu membeli produk dari PT. B dalam jumlah yang sangat besar, maka supermarket C akhirnya mengakuisisi PT.B menjadi anak perusahaannya supaya lebih mudah melakukan kontrol atas wholesaler tersebut. Strategi integrasi vertikal terbagi menjadi 2 jenis, yaitu:

  1. Integrasi ke belakang (backward integration), terjadi ketika retailer melakukan aktivitas wholesaling dan aktivitas produksinya sendiri, misalnya dengan mengoperasikan gudang (warehouse) sendiri atau mendesain produk dengan private label.
  2. Integrasi ke depan (forward integration), terjadi ketika produsen mengambil alih aktivitas wholesaling dan retailing, contohnya seperti Ralph Lauren yang mengoperasikan toko-toko retail-nya sendiri.

vertical integration

Bisa kita lihat dari skema di atas, bahwa dalam backward integration, ‘Assembly’ bergerak mundur ke belakang untuk mengakuisisi ‘Intermediate Manufacturing’, sedangkan dalam forward integration, ‘Assembly’ justru bergerak maju ke depan untuk mengakuisisi ‘Distribution’.

(Diadaptasi dari: Levy, Michael and Barton Weitz. (2011). Retailing Management – Global Edition.8th edition. McGraw Hill Higher Education.)


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close