People Innovation Excellence

Pengaruh Jarak Tempuh dan Tingkat Kemacetan terhadap Mall Loyalty (Part 2)

Oleh: Indry Ariztianto Pradipta, SE, MM (Faculty Member of International Marketing)

Mal didirikan oleh investor untuk memaksimalkan kualitas kehidupan melalui pemanfaatan lahan yang optimal dan diharapkan akan memberikan tingkat hasil investasi yang menguntungkan bagi investor. Hal ini dicapai dengan cara menyewakan area atau tempat untuk melakukan transaksi ritel kepada para retailer, dimana dalam operasional mal sering disebut dengan menggunakan istilah penyewa atau tenant. Selanjutnya, para tenant ini menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Saat ini para pengunjung mengharapkan mal menyediakan fasilitas dan layanan yang jauh lebih beragam daripada fasilitas dasar untuk berbelanja saja. Hal-hal yang dilakukan oleh para pengelola mal ini bertujuan untuk mempertahankan citra mal tetap berada pada posisi yang baik sehingga pengunjung memiliki persepsi yang positif terhadap citra dari mal tersebut. Citra ini meliputi seluruh aspek yang ada dalam sebuah mal seperti kualitas toko, keanekaragaman toko, kualitas produk yang dijual, pilihan produk yang tersedia, harga produk yang ada di toko, dan lain sebagainya.

Akan tetapi dari semua faktor di atas, faktor jarak dan tingkat kemacetan juga ikut menentukan apakah seseorang bersedia untuk mengunjungi mal tersebut atau tidak. Jakarta dan sekitarnya yang merupakan kota padat penduduk dan sumber kemacetan sehingga waktu dan jarak menjadi sangatlah penting. Dilihat dari jumlah penduduk kota Jakarta saat ini mencapai 9,6 juta jiwa dan meningkat hingga 15 juta jiwa pada siang hari di hari kerja (KOMPAS, 2013). Banyak orang yang merasa enggan untuk pergi ke mal yang jauh dari tempat tingganya hanya dikarenakan faktor jarak dan tingkat kemacetan. Akan tetapi, ada juga tipe orang yang pergi ke suatu mal karena ingin mengunjungi satu toko, sehingga jarak dan tingkat kemacetan tidak menjadi masalah bagi orang tersebut.

Kesibukan sehari-hari yang terasa begitu padat, membuat konsumen tidak memiliki waktu yang cukup untuk bersosialisasi. Tempat tinggal yang jauh dari tempat kerja, waktu yang habis terbuang di jalan, membuat momen sosialisasi menjadi momen yang mahal. Dengan adanya mal, hal ini menjadi teratasi. Dibandingkan dengan saling berkunjung ke rumah saudara atau teman, saat ini masyarakat lebih suka untuk bertemu di mal saja.

Untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengunjung, pengelola mal harus mengetahui motivasi utama dari pengunjung untuk datang ke mal. Pengelola mal mendorong transformasi mal dari sebuah pusat belanja menjadi pusat gaya hidup. Berbagai strategi dijalankan dengan menyediakan produk, memberikan jasa, melakukan positioning, menciptakan citra yang baik, dan menghadirkan toko-toko yang sudah mempunyai nama besar, yang banyak dicari oleh konsumen Indonesia, atau menghadirkan restoran dan kafe yang memiliki suasana yang unik serta menarik.

Hal inilah yang menjadi salah satu strategi yang digunakan oleh pengelola mal Grand Indonesia yang berlokasi di MH. Thamrin, Jakarta dengan menghadirkan Seibu, Forever21, Blitzmegaplex, Alun-alun Indonesia, serta tenant lain yang namanya sudah dikenal oleh masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Ritel makanan juga menjadi salah satu daya tarik dari mal ini. Seperti yang kita ketahui bahwa mal Grand Indonesia terletak di pusat kota Jakarta yang seringkali ketika masyarakat ingin pergi ke mal tersebut dihadapkan kepada masalah kemacetan dan 3in1.

(Bersambung ke Pengaruh Jarak Tempuh dan Tingkat Kemacetan terhadap Mall Loyalty (Part 3) 


Published at : Updated
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close