People Innovation Excellence

PRE SALE

Oleh: Rita, SE., M.Si (Faculty Member of International Marketing)

Istilah pre-sale saat ini banyak digunakan oleh seller. Salah satu bisnis yang paling merasakan manfaat pre-sale adalah bisnis dunia hiburan. Banyak promotor musik menjual tiket pre-sale yaitu tiket pertunjukan yang dijual jauh sebelum promosi besar-besaran. Seperti konser musik Bon Jovi pada 11 September 2015 di Gelora Bung Karno Jakarta. Hampir 60%-80% tiket bisa terjual pada saat pre-sale tersebut, dan terkadang habis dalam hitungan menit atau jam. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia pada dekade sekarang ini adalah konsumen yang sudah merencanakan jauh-jauh hari untuk menonton konser musik dan mereka sekarang sudah memiliki uang untuk membayar di depan.

Para marketer pun sebenarnya ingin mengajarkan konsumen Indonesia agar lebih terencana mengatur sesuatu di masa depan. Jika semua konsumen hanya membeli pada H-1, maka promotor musik bisa-bisa ‘stres’ karena hanya menggantungkan semua penjualan dalam satu hari. Oleh karenanya, pre-sale dengan iming-iming diskon yang besar bisa menjadi daya tarik bagi konsumen.

presale

Dalam dunia bisnis properti, para developer menawarkan pre-sale unit sebelum launching penjualan rumah/apartemen. Bisnis airlines seperti AirAsia paling sering menawarkan tiket sangat murah untuk penerbangan yang akan dilakukan jauh-jauh hari. Semakin awal Anda memesan, semakin murah harga yang diberikan. Namun banyak juga pembeli yang jauh-jauh hari membeli tiket penerbangan sangat murah (bahkan sampai setahun sebelumnya) ternyata pada hari H ternyata tidak jadi ‘terbang’. Bisa jadi mereka lupa karena sudah kelamaan dan nilai uangnya tidak terlalu berarti untuk mereka.

Selain kerugian, adanya pre-sale juga menciptakan banyak keuntungan bagi marketer. Pertama, pre-sale menciptakan deteksi dini atas keberhasilan atau kegagalan penjualan di masa mendatang. Kedua, pre-sale juga bisa mengatur tekanan/tingkat stres dari para tenaga penjual Anda. Jika pre-sale Anda sukses, Anda tidak perlu meningkatkan tekanan yang terlalu berlebihan kepada tenaga penjual. Ketiga, pre-sale bisa menjadi bahan riset karena kita bisa menilai hal-hal yang membuat mereka membeli produk atau jasa kita. Dengan demikian, kita bisa menentukan strategi kedepan, cara apa yang paling baik agar konsumen membeli produk kita.

Hal yang paling beresiko dalam pre-sale adalah ketika Anda tidak mampu menepati janji atas  apa yang sudah disepakati dan dibayarkan oleh konsumen jauh-jauh hari. Oleh karena itu, sebaik-baiknya pre-sale Anda lakukan tidak akan berarti tanpa kemampuan untuk merencanakan dan menjalankan produksi dengan baik dan tepat waktu. (Berbagai Sumber)


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close