People Innovation Excellence

Hak Kekayaan Intelektual

Hak Kekayaan Intelektual

By: Novita, S.Kom., MBA

Globalisasi merupakan bagian dari dunia saat ini. Semua hal ada kaitannya dengan globalisasi. Globalisasi mempengaruhi ekonomi dunia, menciptakan perdagangan internasional, berbagai kemajuan produk dan teknologi yang mempermudah hidup manusia. Berkembangnya teknologi menuntut perusahaan untuk terus berinovasi agar tetap simultan dan dapat memenuhi demand dari konsumen. Bidang seperti pharmaceutical dan information technology adalah contoh bidang yang harus terus melakukan inovasi jika mau terus bertahan dalam persaingan didunia globalisasi. Penciptaan inovasi tersebut tentunya memerlukan biaya yang tidak murah sehingga harus dilindungi. Para pencetus inovasi merasa bahwa tidak ada proteksi terhadap hasil temuan/ciptaan mereka, sehingga mengusulkan adanya perlindungan terhadap hal ini. Mulai dibicarakan pada saat GATT/WTO Uruguay Round yang kemudian menghasilkan TRIPs, dilanjutkan dengan pengajuan ke United Nations à ECOSOC à WIPO. Sekarang, perlindungan terhadap hasil temuan/ciptaan dikenal dengan Intellectual Property Right (IPR) atau Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya piker seperti teknologi, pengetahuan seni, sastra, gubahan lagu, karya tulis, karikatur dan lain lain yang berguna untuk manusia. Objek yang diatur dalam HKI adalah karya karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia. Sistem HKI merupakan hak privat. Seseorang bebas untuk mengajukan permohonan atau mendaftarkan karya intelektualnnya atau tidak. Hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada individu pelaku HKI (inventor, pencipta, pendesain, dan sebagainya) tidak lain dimaksudkan sebagai penghargaan hasil karya (kreativitasnya) dan agar orang lain termotivasi untuk dapat lebih lanjut mengembangkannya lagi, sehingga dengan sistem HKI tersebut, kepentingan masyarakat ditentukan melalui mekanisme pasar. Disamping itu, sistem HKI menunjang diadakannya sistem dokumentasi yang baik atas segala bentuk kreativitas manusia sehingga kemungkinan dihasilkannya teknologi atau karya lainnya yang sama, dapat dihindari atau dicegah. Dengan dukungan dokumentasi yang baik tersebut, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal untuk keperluan hidupnya atau mengembangkannya lebih lanjut untuk memberikan nilai tambah yang lebih tinggi lagi.

Teori Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sangat dipengaruhi oleh pemikiran John Locke tentang hak milik. Dalam bukunya, Locke mengatakan bahwa hak milik dari seorang manusia terhadap benda yang dihasilkannya itu sudah ada sejak manusia lahir. Benda dalam pengertian disini tidak hanya benda yang berwujud tetapi juga benda yang abstrak, yang disebut dengan hak milik atas benda yang tidak berwujud yag merupakan hasil dari intelektual manusia.

Intellectual Property (IP) menurut WIPO merujuk pada kerasi dari pikiran, seperti invensi, yang berkaitan dengan sastra atau kesenian, dan simbol, nama dan gambar yang digunakan dalam bisnis. IP dibagi menjadi:

  1. Copyright atau
  2. Industrial Property:
  • Patent
  • Trademark
  • Industrial Design, and
  • Geographical Indications

 

Type of Intellectual Property Pengertian Jangka Waktu
Patent Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya dibidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri invensinya tersebut kepada pihak lain untuk melaksanakannya 20 tahun
Copyright Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberi izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan pembatasan menurut peraturan perundang undangan yang berlaku 70 tahun setelah pencipta meninggal
Trademark Merek adalah suatu “tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf huruf, angka angka, sususan warna atau kombinasi dari unsur unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa 10 tahun dan bisa diperbaharui
Industrial Design Desain Industri adalah suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas industri, atau kerajinan tangan 10 tahun
Geographical Indication Indikasi Geografis adalah suatu tanda yang menunjukan daerah asal suatu barang, yang karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam,faktor manusia, atau kombinasi dari kedua faktor tersebut, memberikan ciri dan kualitas tertentu pada barang yang dihasilkan Tidak ada jangka waktu selama registrasi tidak dibatalkan
Trade Secret Rahasia Dagang adalah informasi yang tidak diketahui oleh umum dibidang teknologi dan/atau bisnis, mempunyai nilai ekonomi karena berguna dalam kegiatan usaha, dan dijaga kerahasiaannya oleh pemilik rahasia dagang Tidak ada jangka waktu selama rahasia tidak di beberkan ke public

 

Patent

  • Pengertian dan Dasar Hukum
  1. Paten

Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya dibidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri invensinya tersebut kepada pihak lain untuk melaksanakannya.

  1. Invensi

Invensi adalah ide inventor yang dituangkan kedalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik dibidang teknologi, dapat berupa produk atau proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses.

  1. Inventor dan Pemegang Paten

Inventor adalah seorang yang secara sendiri atau beberapa orang yang secara bersama sama melaksanakan ide yang dituangkan kedalam kegiatan yang menghasilkan invensi.

Pemegang Paten adalah inventor sebagai pemilik paten atau pihak yang menerima hak tersebut dari pemilik paten atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak tersebut, yang terdaftar dalam daftar umum paten.

  1. Hak Prioritas

Hak Prioritas adalah hak pemohon untuk mengajukan permohonan yang berasal dari negara yang tergabung dalam Paris Convention for Protection Industrial Property atau Agreement Establishing the World Trade Organization untuk memperoleh bahwa tanggal penerimaan di negara asal merupakan tanggal prioritas di negara tujuan yang juga anggota salah satu dari kedua perjanjian itu selama pengajuan itu dilakukan dalam kurun waktu yang telah ditentukan berdasarkan Paris Convention tersebut.

  1. Hak Eksklusif

Hak yang hanya diberikan kepada Pemegang Paten untuk jangka waktu tertentu guna melaksanakan sendiri secara komersial atau memberikan hak lebih lanjut kepada orang lain. Dengan demikian, orang lain dilarang melaksanakan Paten tersebut tanpa persetujuan Pemedang Paten.

  1. Hak Pemegang Paten
  • Pemegang paten memiliki hak eksklusif untuk melaksanakan paten yang dimilikinya, dan melarang orang lain tanpa persetujuan:
  • dalam hal paten produk: membuat, menjual, mengimpor, menyewakan, menyerahkan, memakai, atau menyediakan untuk dijual atau disewakan atau diserahkan produk yang diberi paten;
  • dalam hal paten proses: menggunakan proses produksi yang diberi paten utnuk membuat barang dan tindakan lainnya sebagaimana yang dimaksud dalam garis satu diatas
  • pemegang paten berhak memberikan lisensi kepada orang lain berdasarkan surat perjanjian lisensi;
  • pemegang paten berhak menggugat ganti rugi melalui pengadilan negeri setempat, kepada siapapun, yang dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dalam point satu diatas;
  • pemegang paten berhak menuntut orang yang sengaja dan tanpa hak melanggar hak pemegang paten dengan melakukan salah satu tindakan sebagaimana yang dimaksud dalam point satu diatas.
  1. Lisensi

Lisensi adalah izin yang diberikan oleh pemegang paten kepada pihak lain berdasar perjanjian pemberian hak untuk menikmati manfaat ekonom dari suatu paten yang diberi perlindungan dalam jangka waktu dan syarat tertentu.

  1. Lisensi Wajib

Lisensi wajib adalah lisensi untuk melaksanaan paten yang diberikan, berdasarka keputusan DJHKI, atas dasar permohonan.

  1. Pengalihan Paten

Paten atau pemilikan paten dapat beralih atau dialihkan baik seluruhnya maupun sebagian karena:

  • Pewarisan;
  • Hibah;
  • Wasiat;
  • Perjanjian tertulis; atau
  • Sebab sebab lain yang dibenarkan oleh peraturan perundang undangan
  • Lingkup Paten
  1. Paten Sederhana

Setiap invensi berupa produk atau alat yang baru dan mempunyai nilai kegunaan praktis disebabkan karena bentuk, konfigurasi, konstruksi atau komponennya dapat memperoleh perlindungan hukum dalam bentuk paten sederhana.

  1. Paten dari beberapa invensi

Dalam permohonan paten dapat diajukan satu invensi, atau beberapa invensi akan tetapi harus merupakan satu kesatuan invensi. Satu kesatuan invensi yang dimaksud adalah beberapa invensi yang memiliki keterkaitan antara satu invensi dengan invensi yang lain, misalnya suatu invensi berupa alat tulis yang baru beserta dengan tinta yang baru. Alat tulis dan tinta tersebut merupakan suatu kesatuan, karena alat tersebut khusus untuk digunakan pada alat tulis baru tersebut.

  1. Invensi yang tidak dapat diberi paten

Yang tidak dapat diberi paten adalah invensi tentang:

  • Proses atau produk yang pengumuman dan penggunaan atau pelaksanaannya bertentangan dengan peraturan perundang undangan yang berlaku, moralitas agama, kertertiban umum atau kesusilaan
  • Metode pemeriksaan, perawatan, pengobatan dan/atau pembedahan yang diterapkan terhadap manusia dan/atau hewan
  • Teori dan metode dibidang ilmu pengetahuan dan matematika
  • Semua makhluk hidup, kecuali jasad renik serta proses biologis yang esensial untuk memproduksi tanaman atau hewan kecuali proses non biologis atau proses mikrobiologis
  • Jangka Waktu perlindungan Paten

Paten (sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 8 ayat 1 Undang-undang Nomor 14 Tahun 2001) diberikan untuk jangka waktu selama 20 (dua puluh) tahun terhitung sejak tanggal penerimaan dan jangka waktu itu tidak dapat diperpanjang.

Paten Sederhana (sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 9 Undang-undang Nomor 14 Tahun 2001) diberikan untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak tanggal penerimaan dan jangka waktu itu tidak dapat diperpanjang.

  • Pelanggaran dan Sanksi

Pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) bagi barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar hak pemegang Paten dengan melakukan salah satu tindakan yaitu membuat, menggunakan, menjual, mengimpor, menyewakan, menyerahkan, atau menyediakan untuk dijual atau disewakan atau diserahkan produk yang diberi Paten dan menggunakan proses produksi yang diberi Paten untuk membuat barang atau tindakan lainnya.

Pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) bagi barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar hak pemegang Paten Sederhana dengan melakukan salah satu tindakan yaitu membuat, menggunakan, menjual, mengimpor, menyewakan, menyerahkan, atau menyediakan untuk dijual atau disewakan atau diserahkan produk yang diberi Paten dan menggunakan proses produksi yang diberi Paten untuk membuat barang atau tindakan lainnya.

 

Incentive Theory

Intellectual Property adalah sebuah social reward yang diberikan kepada pencipta/penemu sebagai hak eksklusif atas hasil karya mereka dan mendorong mereka agar terus berinovasi dan menghasilkan sesuatu yang lebih baik lagi.

 

Rivalrous Invention/Competition Theory

Teori ini memihak cara untuk melemahkan kekuatan HKI dengan melakukan duplikasi. Menurut Yoram Barzel, ada 3 hal sia sia yang dihasilkan oleh HKI:

  1. Bersaing agar menjadi inventor pertama
  2. Bersaing untuk menjadi backingan inventor yang sudah ada
  3. Invensi yang serupa tidak akan diakui/gagal

 


Published at :
Written By
Novita, S.Kom., MBA
LS 2 | IBM
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close