People Innovation Excellence

E-Procurement

Oleh : Dr. Sevenpri Candra

E-procurement merupakan suatu proses pengadaan yang mengacu pada penggunaan internet sebagai sarana informasi dan komunikasi (Brandon-Jones & Carey, 2011). Sedangkan menurut (Chaffey, 2009), E-Procurement adalah Integrasi secara elektronik pada pengelolaan semua kegiatan pengadaan termasuk pembelian permintaan, otorisasi, pemesanan, pengiriman dan pembayaran antara pembeli dan pemasok. Dengan kata lain, maka proses pengadaan barang dan jasa dengan sistem e-procurement memanfaatkan fasilitas teknologi komunikasi dan informasi yang digunakan untuk mendukung proses pelelangan umum secara elektronik.

e-Procurement diharapkan dapat meningkatan suatu proses dari pembelian, dimana ada lima proses pembelian yang ingin dicapai yaitu harga yang cocok, pengiriman tepat waktu, kualitas yang tepat, kuantitas yang sesuai dan sumber yang tepat (Chaffey, 2009). Dan dengan diterapkan proses pengadaan ini secara elektronik, maka proses pengadaan seharusnya bisa memberikan dampak terhadap lima prinsip didalam proses pembelian tersebut.

Negara yang telah sukses dalam mengembangkan sistem E-Procurement adalah Australia dan Skotlandia. Keberhasilan kedua negara itu ikut andil dalam perkembangan sistem E-Procurement di negara lain, termasuk Indonesia. Australia sebagai salah satu negara pelopor pelaksanaan E-Procurement yang dimulai pada tahun 1990 telah menggunakan E-Procurement sebagai salah satu alat dalam efisiensi pengeluaran anggaran serta mempermudah dalam penyediaan barang dan jasa (Brandon-Jones & Carey, 2011).

Sebagai proses pengadaan barang dan jasa yang dilakukan melalui internet, E-Procurement menjadi suatu sistem penyediaan barang dan jasa yang efisien, karena dapat menghemat biaya, waktu, dan lebih transparan dalam pelaksanaannya (LKPP, 2016). Penyedia jasa tidak perlu lagi datang ke kantor Pokja pengadaan barang dan jasa pemerintah, tetapi cukup melihat dan mendaftar pada website secara online.

Pengadaan barang dan jasa secara elektronik akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, meningkatkan akses pasar dan persaingan usaha yang sehat, memperbaiki tingkat efisiensi proses pengadaan, mendukung proses monitoring dan audit dan memenuhi kebutuhan akses informasi yang real time guna mewujudkan clean and good government dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah (Jasin, Zulaiha, Rachman, & Ariati, 2007). Hal ini akan menjadi salah satu langkah pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta upaya untuk mempersiapkan para penyedia jasa nasional dalam menghadapi tantangan dan perkembangan global. Pengadaan barang dan jasa yang lebih efisien, terbuka dan kompetitif sangat diperlukan bagi ketersediaan barang dan jasa yang terjangkau dan berkualitas sehingga akan berdampak pada peningkatan pelayanan publik (LKPP, 2016).

Salah satu tujuan E-Procurement adalah meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pengelolaan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Sebagai system pengadaan barang dan jasa yang dilakukan secara elektronik, E-Procurement masih menemui beberapa kekurangan diantaranya adalah belum adanya teknologi dan peraturan yang lebih rinci tentang pengaturan tanda tangan digital sehingga masih harus dilakukan tatap muka untuk tahapan lelang seperti pembuktian kualifikasi, keterbatasan sumber daya manusia, dan perangkat keras dan infrastruktur jaringan yang belum sempurna.

Referensi

Brandon-Jones, A., & Carey, S. (2011). The impact of user-perceived e-procurement quality on system and contract compliance. International Journal of Operations & Production Management, 31(3), 274-296.

Chaffey, D. (2009). E-business and e-commerce management : strategy, implementation, and practice (4th ed.). England: Pearson Education Limited.

Chang, H. H., & Wong, K. H. (2010). Adoption of e-procurement and participation of e-marketplace on firm performance: Trust as a moderator. Information & Management, 47, 262-270.

Jasin, M., Zulaiha, A. R., Rachman, E. J., & Ariati, N. (2007). Mencegah Korupsi Melalui e-Procurement. Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi.

LKPP. (2016). LKPP – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah. Retrieved March 12, 2016, from http://www.lkpp.go.id/v3/

Panayiotou, N. A., Gayialis, S. P., & Tatsiopoulos, I. P. (2004). An e-Procurement System for Governmental Purchasing. International Journal of Production Economics, 90, 79-102.

Republik Indonesia. (2003). Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003 – Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Jakarta: Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2010). Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 – Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah. Jakarta: Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2012). Keputusan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 – Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Jakarta: Republik Indonesia.

Teo, T. S., Lin, S., & Lai, K.-h. (2009). Adopters and non-adopters of e-procurement in Singapore: An empirical study. Omega, 37, 972-987.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close