People Innovation Excellence

Penerapan Analytical Hierarchy Process (AHP) pada Pembuatan Keputusan untuk Memproduksi Bata Ringan Putih (Bagian 2)

Oleh : Hanisman & Sambudi Hamali (Faculty Member of Management)

 

Analytical Hierarchy Process (AHP).

Analytical Hierarchy Process merupakan metode analisis keputusan dengan kriteria majemuk yang digunakan untuk menurunkan skala rasio dari perbandingan berpasangan kriteria dan alternatif, baik yang diskrit maupun sampai pada kontinyu, yang tersusun dalam hirarki multilevel. Perbandingan ini bisa diambil dari hasil pengukuran aktual atau menggunakan skala dasar yang menunjukkan kepentingan/kekuatan relatif berdasarkan preferensi partisipan. AHP dikembangkan oleh Thomas L. Saaty, Profesor pada Wharton School of Economics, Amerika Serikat (1971-1915). Menurut Saaty, kerumitan dalam pengambilan keputusan itu ialah karena keragaman kriteria. Pada dasarnya metode AHP yang dikembangkan oleh Thomas Saaty, memecah-mecah suatu situasi ke dalam bagian-bagian komponennya dan menata bagian atau variabel ini ke dalam suatu susunan hirarki.

Berikut ini adalah penjelasan langkah-langkah pengolahan menggunakan metode AHP :

  1. Menentukan Kriteria-kriteria

Penulis berdiskusi dengan Direktur dan Manajer Umum sebagai para pengambil keputusan mengenai kriteria seperti apa yang dibutuhkan oleh pihak perusahaan untuk memutuskan memproduksi bata ringan putih. Berdasarkan hasil wawancara kepada para pengambil keputusan didapat kriteria – kriterianya antara lain biaya, lokasi, bahan baku, dan manajemen. Berikut informasi detail mengenai evaluasi setiap kriteria yang di jelaskan pada tabel 1

Tabel 1 Evaluasi Detail Kriteria

Kriteria Detail
Biaya ·         Kemampuan perusahaan untuk membeli mesin cetak untuk bata ringan putih

·         Kemampuan perusahaan untuk membeli biaya bahan baku tambahan dikarenakan beberapa bahan yang berbedan untuk pembuatan batako dan bata ringan putih

Lokasi ·         Kemampuan perusahaan untuk menemukan tanah yang luasnya cukup untuk membangun pabrik baru

·         Kemampuan perusahaan untuk menemukan tempat yang memiliki lokasi dekat dengan pasar/langganan

·         Kemampuan perusahaan untuk menemukan tempat yang memiliki lokasi dekat dengan supplier

Bahan Baku ·         Kemampuan perusahaan untuk menemukan supplier baru untuk bahan baku baru yang diperlukan untuk pembuatan bata ringan putih
Manajemen ·         Kemampuan perusahaan untuk menemukan manajer untuk menjadi manajer di pabrik baru pembuatan bata ringan putih

·         Kemampuan perusahaan untuk menemukan pekerja baru untuk memproduksi bata ringan putih

 

Dari kriteria tersebut selanjutnya dibuat hierarki untuk keputusan apakah akan membuat bata ringan putih atau tidak untuk PT. Cahaya Block dapat dilihat pada gambar berikut.

AHP bata Ringan Putih

Gambar 1. Hierarki Pembuatan Bata Ringan Putih

  1. Penyusunan Kuesioner

Setelah menentukan kriteria, kemudian melakukan pembuatan kuesioner. Penyusunan kuesioner dibuat berdasarkan metode perbandingan berpasangan untuk mengetahui tingkat bobot dari setiap kriteria, dan alternatif. Nilai bobot tersebut mulai dari angka 1 hingga 9, pemberian bobot ini bergantung pada tingkat kepentingan diantaranya, perbandingan kepentingan antara tiap kriteria dengan kriteria lainnya, dan perbandingan antara tiap alternatif dengan alternatif lainnya.

Pertanyaan yang biasa dilakukan dalam meyusun skala kepentingan adalah.

(1) Elemen mana yang lebih (penting/disukai/mungkin/…),

(2) Berapa kali lebih (penting/disukai/mungkin/…)?

Dalam menentukan skala dipakai patokan sebagai berikut:

Tabel 2 Skala Banding Secara Berpasangan

Tabel Kriteria

Dalam penilaian kepentingan relatif dua elemen berlaku aksioma berbalikan (reciprocal) yakni: jika A dinilai 3 kali B maka otomatis B adalah sepertiga A. Dalam bahasa matematika A=38 B=1/3A.

  1. Penyebaran kuesioner kepada para pengambil keputusan

Selanjutnya kuesioner yang sudah disusun tersebut, disebarkan terhadap para pengambil keputusan.

  1. Memasukkan data dari kuesioner

Hasil kueisoner yang diperoleh akan dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam tabel-tabel yang kemudian akan diolah menjadi bahan perhitungan berikutnya.

  1. Melakukan Perhitungan Pembobotan pada Kriteria,

Melakukan perhitungan pemobotan pada kriteria, dan alternatif pada tiap tingkat hierarki sesuai dengan rumus-rumus perhitungan metode AHP. Perhitungan ini akan menghasilkan tingkat bobot kepentingan tiap kriteria, dan alternatif dan kemudian dilakukan wawancara kembali terhadap para pengambil keputusan.

  1. Analisa Masalah

Dari hasil pengolahan data, akan memberikan hasil membuat atau tidak dengan menggunakan metode pengambil keputusan AHP. Hasil yang didapatkan akan berbeda – beda dari setiap pengambil keputusan karena persepsi yang berbeda dari setiap manusia. Oleh karena itu diberikan bobot yang berbeda antara para pengambil keputusan.

  1. Kesimpulan dan Saran

Tahap ini adalah tahap akhir, yang mana berdasarkan hasil pengolahan data dan analisa, dapat ditarik beberapa kesimpulan untuk menjawab tujuan penelitian, selain itu akan diberikan juga beberapa saran yang mungkin dapat dijadikan bahan masukan dan bahan pertimbangan untuk PT. Cahaya Block.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close