People Innovation Excellence

ANALISA KEPUTUSAN (Bagian 1)

Oleh : Sambudi Hamali, ST, MM (Faculty Member of Management)

 

Bayangkan bahwa Anda menghadapi masalah berikut.

Selama beberapa tahun Anda telah bekerja sebagai manajer sebuah perusahaan industri besar, tetapi baru-baru Anda menjadi tidak puas dengan pekerjaan. Sebenarnya Anda masih tertarik pada pekerjaan saat ini dan sebagian besar rekan Anda masih menjunjung tinggi Anda, tapi kebijakan perusahaan membuat Anda semakin down, dimana jumlah pekerjaan yang semakin meningkat tanpa henti sehingga Anda harus bekerja lembur dan bekerja di akhir pekan.

Suatu hari Anda menceritakan hal ini kepada seorang teman lama. “Ada solusi yang jelas,” katanya. “Mengapa Anda tidak membuat sendiri saja perusahaan konsultan? Ada ratusan perusahaan yang bisa menggunakan pengalaman dan keterampilan Anda, dan mereka akan membayar Anda dengan baik.” sambungnya. “Saya yakin Anda akan mengalami peningkatan yang signifikan dalam hal pendapatan dan akan ada keuntungan lain juga. Anda akan menjadi bos, Anda bisa bebas memilih kapan waktu untuk bekerja atau liburan dan Anda akan mendapatkan kepuasan karena dapat memecahkan berbagai masalah yang menantang.” katanya lagi.

Awalnya, Anda menolak saran teman tersebut sebagai jalan keluar dari permasalahan saat ini, tetapi setelah beberap hari berlalu, ide itu tampaknya menjadi lebih menarik. Selama bertahun-tahun Anda telah melakukan kontak dengan orang lain melalui pekerjaan yang ada di perusahaan dan Anda merasa cukup yakin bahwa Anda bisa menggunakan ini sebagai basis untuk membangun klien. Selain itu, disamping memiliki kemampuan analitis, Anda juga merupakan seorang komunikator yang baik dan rekan-rekan Anda sering memuji pada keterampilan Anda ini. Tentunya ini akan menjadi modal Anda untuk berhasil membuat perusahaan konsultan sendiri.

Namun, apabila Anda menyampaikan hal ini kepada pasangan Anda, mungkin dia tidak setuju dan mengungkapkan keprihatinannya. Hal ini karena menurutnya perusahaan saat ini telah membayar Anda dengan baik – cukup bagi Anda untuk tinggal di sebuah rumah besar dan untuk membiayai anak-anak ke sekolah yang baik – dan ada banyak manfaat lain seperti asuransi kesehatan dan mobil dinas. Menurut pasangan Anda pekerjaan saat ini sudah aman, sementara mendirikan perusahaan konsultan sendiri akan berisiko. “Kontak Anda saat ini dengan beberapa klien memang sepertinya menawarkan banyak pekerjaan, tetapi ketika Anda membuat perusahaan konsultan sendiri apakah mereka benar-benar tertarik dan mau membayar Anda dengan harga yang pantas? Bahkan jika Anda akhirnya berhasil, mungkin memerlukan waktu untuk membangun reputasi”, selain itu, “Apakah Anda bekerja di rumah atau sewa kantor? Kantor mungkin memberikan citra yang lebih profesional untuk bisnis Anda dan meningkatkan peluang keberhasilan Anda, tetapi tentu akan ada biaya, selanjutnya, Apakah Anda mempekerjakan staf sekretariat atau mencoba untuk melaksanakan semuanya dengan sendiri? Sementara apabila Anda melakukan pekerjaan mengetik dan pekerjaan administratif hal ini akan menyisakan sedikit waktu untuk memasarkan jasa dan melaksanakan konsultasi itu sendiri.” Tentu saja, jika Anda gagal sebagai konsultan, Anda mungkin masih mendapatkan pekerjaan lain, tetapi mungkin tidak akan mendapatkan bayaran seperti saat ini dan hilangnya harga diri akan sulit untuk diambil kembali, begitu menurut pasangan Anda.

Sementara itu rekan Anda yang lain lebih menganjurkan Anda pindah perusahaan. ‘Sejujurnya,” katanya,”Saya berpikir bahwa Anda memiliki peluang fifty-fifty untuk sukses. Di departemen kami, ada dua orang yang telah melakukan seperti apa yang Anda inginkan (mendirikan sendiri konsultan) ternyata mereka menyerah setelah satu tahun. Jika Anda bosan di perusahaan saat ini kenapa Anda tidak melamar pekerjaan di tempat lain? Di tempat yang baru, mungkin Anda bisa melakukan pekerjaan sampingan (paruh waktu) sebagai konsultan seperti yang Anda inginkan. Siapa tahu, jika Anda memiliki klien yang cukup besar, mungkin, dalam beberapa tahun kedepan, Anda bisa menjadi konsultan penuh waktu (membuat perusahaan sendiri).”

Sekarang Anda menemukan kesulitan untuk berpikir jernih tentang keputusan; ada begitu banyak aspek yang berbeda untuk dipertimbangkan. Anda merasa tergoda untuk membuat pilihan murni atas dasar emosional, tetapi Anda menyadari bahwa ini akan menjadi tidak adil untuk keluarga Anda. Yang Anda butuhkan adalah sebuah metode yang akan memungkinkan Anda untuk mengatasi kompleksitas masalah sehingga Anda dapat mendekati keputusan dengan cara yang pas dan tidak memihak.

Dalam menghadapi kompleksitas ini, bagaimana analisis keputusan dapat membantu? Kata kuncinya adalah analisis, yang mengacu pada proses memecah sesuatu ke dalam bagian-bagian penyusunnya. Oleh karena itu analisis keputusan melakukan penguraian dari suatu masalah keputusan menjadi serangkaian masalah yang lebih kecil. Setelah setiap masalah yang lebih kecil telah dibagi secara terpisah, analisis keputusan menyediakan mekanisme formal untuk mengintegrasikan hasil sehingga tindakan sementara dapat dipilih.

 

 

Sumber Bacaan :

Goodwin, Paul., Wright, George. (2004). Decision analysis for management Judgement.  Ed. 3. West Sussex: John Wiley & Sons Ltd.


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close