People Innovation Excellence

Ragam e-Commerce, Kelebihan dan Kekurangannya.

Oleh : Angtyasti Jiwasiddi, SE., S.Kom,MSM

ecommerce image

E-commerce terdiri dari beberapa jenis dan tipe, yang pertama adalah Classifieds, yang merupakan bentuk paling sederhana dalam e-commerce dimana penjual menyediakan tempat untuk “iklan baris” atau informasi, tanpa terlibat sedikitpun dalam proses jual beli. Contoh yang paling populer di Indonesia diantaranya adalah Berniaga, TokoBagus dan sebagainya.

Bentuk kedua adalah Marketplace C2C (Customer to Customer), umumnya untuk tipe ini penyedia akan menawarkan metode pembayaran melalui penyedia, sering juga disebut sistem escrow untuk menengahi antara pembeli dan penjual. Contoh dari tipe ini adalah Tokopedia dan Lamindo.

Tipe ketiga merupakan tipe Shopping Mall dimana para supplier telah memiliki perjanjian dan ikatan terlebih dahulu dengan web penyedia. Ciri utama dari tipe ini umumnya adalah proses verifikasi dan seleksi yang cukup ketat untuk bisa menjadi supplier, sehingga biasanya yang dapat masuk dalam tipe shopping mall ini adalah brand-brand besar dan terkenal.

Berikutnya adalah B2C (Business to Consumer), pada dasarnya ini adalah toko yang berfokus menjual produk e-commerce mereka sendiri, sehingga untung/rugi biasanya ditanggung oleh si perusahaan e-commerce sendiri. Lazada dan BerryBenka adalah beberapa contoh untuk tipe ini, dan keduanya berkembang dengan cepat di Indonesia.

Cukup banyak keuntungan dari menerapkan e-commerce, diantaranya kemampuan untuk menjaring pasar secara global melalui internet. Dengan memberikan akses hubungan antara supplier dengan konsumen, e-commerce juga mempersingkat rantai distribusi produk. Minimalisasi biaya merupakan salah satu keunggulan yang umumya dikaitkan dengan penerapan e-commerce.

Namun e-commerce juga memiliki kelemahannya tersendiri, diantaranya adalah 1) Model bisnis yang diterapkan akan sangat mengandalkan ICT 2) Secara umum peraturan dan regulasi yang berlaku dalam e-commerce masih cukup lemah 3) Adanya kecenderungan masyarakat yang masih belum terbiasa untuk melakukan transaksi secara online, baik karena kebutuhan untuk menyentuh barang ataupun karena belum kekhawatiran akan terjadinya penipuan 4) Menurunnya privasi serta identitas budaya dan ekonomi dari konsumen 5) Kekhawatiran yang muncul dari melaksanakan transaksi secara online

Sumber :

https://www.maxmanroe.com/mengenal-5-bentuk-bisnis-ecommerce-yang-ada-di-indonesia.html

http://bloomidea.com/en/blog/types-e-commerce


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close