People Innovation Excellence

Working mom & Konsekuensi Dua Arah

Ami Fitri Utami, SE., MSM

Dewasa ini, menjadi seorang ibu yang bekerja bukanlah lagi hal yang aneh atau tidak biasa. Hingga saat ini bahkan terdapat berbagai macam julukan atau istilah yang mengklasifikasikan para Ibu bekerja. Misalnya “mompreneur” untuk istilah para ibu yang ber-wirausaha, “working at home mom” untuk para ibu yang melakukan pekerjaannya dari rumah , hingga “Full-time working mom” biasa yaitu para ibu yang bekerja diluar rumah penuh waktu dan “Part-time working mom” untuk para Ibu yang bekerja paruh waktu.

working-mom
Lalu, apakah ada konsekuensi atas hal ini ?
Terdapat konsekuensi dua arah dalam fenomena “ibu bekerja”, dimana konsekuensi tersebut dapat mengarah pada kehidupan keluarga sang Ibu dan juga pada organisasi. Dalam tulisannya, Burke pada tahun 1999 menyatakan bahwa para wanita yang sudah berkeluarga mengalami hambatan yang cukup signifikan dalam kariernya. Hal ini terjadi dalam konteks dimana para wanita yang telah berkeluarga terutama para Ibu cenderung memiliki kontribusi yang lebih sedikit dalam organisasinya dibanding rekannya yang lain. Lebih jauh lagi, menurut Burke para Ibu cenderung memiliki mobilitas yang lebih rendah karena mereka memiliki tanggung jawab lain yang utama yaitu menjadi seorang Ibu. Namun, hal ini seringkali mereka lakukan karena mereka memilih untuk memprioritaskan perannya sebagai Ibu ketimbang sebagai pekerja.

Selain konsekuensi yang dihadapi oleh seorang Ibu, para organisasi pun saat ini terkena konsekuensi yang harus dihadapi dalam mempekerjakan para Ibu sebagai karyawannya. Konsekuensi yang paling santer dibicarakan saat ini adalah penyediaan ruang laktasi yang dihimbau oleh ILO dan juga Dinas Kesehatan untuk mendukung program ASI Ekslusif pada anak. Disisi lain, akhir-akhir inipun terdapat beberapa petisi yang menggadangkan cuti hamil dan melahirkan tidak hanya diberikan bagi sang Ibu tetapi juga sang Ayah seperti di beberapa negara di Eropa.

Terlepas dari konsekuensi yang ada, dalam kondisi saat ini bekerja atau tidak bekerja bagi para Ibu seringkali bukanlah lagi menjadi pilihan. Tidaklah jarang para Ibu menjadi the main breadwinner didalam keluarga karena kondisi ekonomi, tuntutan aktualisasi diri bahkan tuntutan gaya hidup yang harus dipenuhi. Namun menurut Burke, solusi dari permasalahan ini adalah agar sang Ibu memilih tempat bekerja yang family friendly sehingga mungkin dapat mengurangi sedikit dilema yang dihadapi. Disisi lain, organisasi pun perlu secara bertahap mengubah perusahaan menjadi lebih family friendly atau bahkan mother’s friendly karena karyawan yang memiliki potensi dan kapabilitas besar tidak hanya para pria, tetapi juga para wanita bahkan para wanita yang sudah menjadi Ibu.

Referensi : Burke Ronald, 1999, Are families a real liability ?
Referensigambar: https://www.google.com/search?q=working+mom&biw=1366&bih=629&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&ved=0ahUKEwjt7c–0cLOAhVGOI8KHVeaC4oQ7AkIQg


Published at : Updated
Written By
ami fitri utami, SE., MSM
LS Business & Organization | School of Business & Management BINUS University
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close