People Innovation Excellence
 

TRAVELOKA RAKSASA TRAVEL ASIA TENGGARA DAN AKUISISI 3 AGEN TRAVEL ONLINE LAINNYA

Traveloka merupakan perusahaan online travel terkemuka di wilayah Asia Tenggara. Traveloka menyediakan memungkinkan penggunanya memesan tiket pesawat atau kamar hotel melalui website atau aplikasi mobile Traveloka. Khusus di Indonesia, traveloka pung dapat digunakan untuk mengisi pulsa, paket travel, tiket kereta dan bus. Traveloka sendiri sudah bekerjasama dengan berbagai maskapai penerbangan dan penyedia akomodasi. Aplikasi Traveloka sudah diunduh lebih dari 30 juta kali dan membuatnya menjadi aplikasi booking online terbesar di wilayahnya (Asia Tenggara).

Traveloka sebagai aplikasi terbesar di Asia Tenggara tentu harus bersaing dengan berbagai aplikasi lainnya yang sejenis di bidang ini. Traveloka memiliki saingan seperti Tiket.com, travelio.com, Booking.com, Travelocity dan masih banyak saingan lainnya. Penjualan Traveloka pun diperkirakan mencapai 35 juta dollar US pada tahun lalu (2018). Traveloka pun masih terus memperoleh pendanaan dari berbagai investor seperti Expedia, East Ventures, Sequoia Capital, JD.com dan beberapa investor lainnya. Investor-investor Traveloka tersebut memberikan dana sebesar 500 juta Dollar US pada July 2017 di mana 350 juta Dollar tersebut berasal dari Expedia. Saat ini Traveloka juga sudah termasuk sebagai salah satu startup Unicorn di Indonesia.

Ekspansi Traveloka pun tidak berhenti begitu saja, baru-baru ini Traveloka mengakuisisi 3 agen perjalanan online lainnya. Salah satu perusahaan yang diakusisi adalah Pegipegi yang berasal dari Indonesia. Selain Pegipegi, Traveloka juga mengakuisisi agene perjalanan online Mytour (Vietnam) dan Travelbook (Filipina). Ketiga perusahaan tersebut merupakan anak perusahaan dari perusahaan Jepang, Recruit Holdings. Recruit Holdings pun telah menyatakan bahwa seluruh kepemilikan atas tiga perusahaan tersebut telah dipindahkan ke Jet Tech Innovation Ventures Pte Ltd. Perusahaan Jet Tech Innovation Ventures Pte Ltd pun sepenenuhnya dipegang oleh Traveloka dengan CEO Ferry Unardi. Akuisisi yang dilakukan pun dikatakan menghabiskan dana sebesar 66.8 juta dollar US. Namun hingga saat ini belum ada pernyataan secara resmi mengenai akuisisi yang terjadi.

Ekspansi Traveloka pun tidak hanya itu saja, karena dikabarkan bahwa Traveloka sedang mencari pendaanan sebesar 400 Juta dollar US untuk memperluas layanan pemesanan mereka untuk aktivitas turisme yang dapat berupa tur, tiket lokasi wisata, dan konser. Kedepannya Traveloka pasti terus akan mengembangkan berbagai cara untuk memperkuat posisinya sebagai agen travel online terbesar di wilayah Asia Tenggara. (ME)


Published at :
Written By
Business Management Laboratory
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close